Muktamar ke-34 NU Ditunda, Yahya Staquf Sebut Siap dengan Segala Opsi

Kamis, 18 November 2021 - 14:16 WIB
loading...
Muktamar ke-34 NU Ditunda,...
Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan NU akan menyesuaikan diri dengan penetapan pemerintah terkait penundaan penyelenggaraan Muktamar NU. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) akan menunda penyelenggaraan Muktamar NU yang sedianya digelar pada 23-25 Desember 2021. Pasalnya, pemerintah menetapkan status PPKM Level 3 untuk semua wilayah di Indonesia saat libur Natal dan Tahun Baru.

Menanggapi hal tersebut, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan NU patuh dengan peraturan yang dikeluarkan pemerintah. Baca juga: PBNU Bakal Tunda Muktamar NU karena PPKM Level 3 di Akhir Tahun

"NU pasti akan menyesuaikan diri dengan penetapan pemerintah," ujar Yahya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/11/2021).

Yahya menuturkan PBNU belum mengeluarkan keputusan jadwal Muktamar ke-34 bisa maju maupun mundur.

"Mengenai jadwal Muktamar, belum ada keputusan dari PBNU. Bisa maju atau mundur atau jadwal tetap dengan menyesuaikan model pelaksanaannya, yaitu dengan cara hibrid," jelasnya.

Menurut calon Ketua Umum PBNU, NU siap dengan segala opsi dan menunggu arahan dari Rais Aam PBNU. Baca juga: Yahya Staquf Yakin Pemerintah Tidak Akan Campur Tangan dalam Muktamar ke-34 NU

"Itu hanya soal teknis dan kami siap dengan segala opsi. Kami menunggu arahan Rais Aam untuk dibuat keputusan bersama PBNU,"tutur Yahya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved