Kembangkan Vaksin, Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Vaksin Covid-19

Sabtu, 06 Juni 2020 - 07:56 WIB
loading...
Kembangkan Vaksin, Pemerintah...
Pemerintah membentuk tim pengembangan vaksin Covid-19, terdiri atas Kemenristek/BRIN, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Luar Negeri. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Pemerintah membentuk tim pengembangan vaksin Covid-19 , terdiri atas Kemenristek/BRIN, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Luar Negeri. Tim ini dibentuk agar Indonesia mandiri dalam membuat vaksin hingga distribusinya.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, solusi dari pandemi korona yang terjadi di Indonesia dan juga dunia adalah ditemukannya vaksin. Vaksin, kata dia, adalah jawaban dari sudut kesehatan dan perbaikan ekonomi. (Baca: Soal Salat Jumat Dua Gelombang, Begini Penjelasan MUI)

Menurut Bambang, saat ini dunia tengah berlomba menemukan vaksin tersebut. Dia menyebut di dunia ada 157 pihak yang berupaya menemukan vaksin itu dan 10 di antaranya sudah dalam tahap uji klinis. “Indonesia adalah negara besar dengan perkiraan awal kebutuhan vaksin di Indonesia akan mencapai 300 juta ampul vaksin. Nah, untuk bisa memenuhi kebutuhan itu kami bersama beberapa kementerian membentuk tim pengembangan Vaksin Covid-19,” katanya pada video conference Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19 kemarin.

Dia menjelaskan, tim ini dibuat terpisah dari konsorsium riset dan inovasi Covid-10 yang sudah terbentuk. Tim ini akan berdiri sendiri dan sudah diajukan ke Presiden Joko Widodo untuk ditetapkan dengan keppres. Bambang menjelaskan, tim ini perlu diperkuat karena bisa menuntaskan Covid-19 dari sudut kesehatan dan dampak ekonominya. Alasan kedua tim ini dibentuk karena Indonesia tak ingin ketergantungan 100 % dari vaksin produksi luar negeri. “Kami ingin Indonesia memiliki kemandirian baik dari tahap awal pencarian bibit vaksin dan juga produksinya. Artinya ada upaya penelitian dalam negeri dalam pengembangan vaksin dan imunisasi massal,” paparnya. (Baca juga: Daerah Berstatus Zona Kuning Juga Bisa Terapkan New Normal)

Bambang menegaskan, untuk kerja sama antara perusahaan farmasi BUMN dan swasta dengan pihak luar negeri, pemerintah memastikan agar ada transfer teknologi baik dalam proses pengembangan maupun produksinya. (Baca juga: Negara ASEAN Berlomba Ciptakan Vaksin Covid-19)

Direktur Registrasi Obat Badan POM Lucia Rizka Andalucia menambahkan, Badan POM sebagai regulator obat di Indonesia juga akan mengawal semua proses pengembangan vaksin. Dari penelitian, uji klinis, hingga produksinya sehingga tercipta vaksin yang terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. “Kami berharap jika ada kerja sama pengembangan vaksin dari luar negeri dengan industri farmasi Indonesia harus dipastikan ada transfer teknologi sehingga Indonesia tidak hanya bisa uji klinis, namun juga memproduksi vaksin tersebut di sini,” katanya. (Neneng Zubaidah)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Dukung Program Prabowo,...
Dukung Program Prabowo, Korpri Luncurkan Program 1 Juta Vaksin untuk ASN
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Indonesia Kembangkan...
Indonesia Kembangkan Vaksin Berteknologi mRNA untuk Antisipasi Penyakit DBD
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Rekomendasi
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 20: Kampung Sindang Barang Semakin Tegang, Telepon dari Adit Mengubah Segalanya
Berita Terkini
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Cerita Rudi Margono...
Cerita Rudi Margono Ditunjuk Jadi Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Kejagung: Dugaan Pelanggaran...
Kejagung: Dugaan Pelanggaran Etik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Diproses
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved