alexametrics

Bersenjata Lengkap, Densus Antiteror Tangkap Pria di Mempawah

loading...
Bersenjata Lengkap, Densus Antiteror Tangkap Pria di Mempawah
Suasana penangkapan pria terduga teroris di Gang Seroja, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Foto/iNews TV/Uun Yuniar
A+ A-
PONTIANAK - Warga Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat digemparkan dengan penangkapan seorang warga berinisial AR (21) oleh Tim Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Kalbar.

Puluhan petugas dengan senjata lengkap melakukan penangkapan dan penggeledahanyang berlangsung cepat dan tertutup di sebuah rumah di Gang Seroja, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Informasi yang dihimpun di lapangan, AR ditangkap petugas di tempatnya bekerja di salah satu depot pengisian ulang air minum di Pasar Sungai Pinyuh.

Dari lokasi itu, AR digelandang ke rumahnya untuk mendapatkan sejumlah barang bukti yang mengarah pada jaringan terorisme.(Baca juga: Densus 88 Tangkap Satu Terduga Teroris di Batang)



Setelah selesai penggeledahan, akses keluar masuk di Gang Seroja yang semula ditutup, dibuka kembali. Sementara AR diangkut petugas ke Mapolda Kalbar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, yang dilakukan Tim Densus 88 Mabes Polri.



“Benar ada tadi penangkapan teroris dari Densus 88 di Kecamatan Sungai Pinyuh, pagi tadi, katanya kepada wartawan, Jumat (5/6/2020) malam.

Saat ini, terduga teroris tersebut telah berada di dalam pengamanan Densus 88, dan atas penangkapan ini, Donny menekankan bahwa kepolisian khususnya Tim Densus 88, tidak sembarang dalam mengamankan terduga teroris.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak