Pengacara Jokowi Jawab Megawati soal Polemik Ijazah Palsu
Kamis, 15 Mei 2025 - 16:22 WIB
loading...
Kuasa Hukum Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara buka suara merespons pernyataan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang menyinggung polemik ijazah palsu. Foto/Dok SindoNews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Kuasa Hukum Mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ), Rivai Kusumanegara buka suara merespons pernyataan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang menyinggung polemik ijazah palsu. Rivai menilai polemik ijazah palsu yang dituduhkan kepada kliennya tak serta-merta selesai jika ijazah asli diperlihatkan.
Pada dasarnya, Rivai menilai tudingan kepada kliennya sekadar untuk mendiskreditkan Jokowi. “Sejak awal kami sudah menduga jika permintaan TPUA bukan untuk menguji kebenaran tapi sekadar memojokkan dan mendiskreditkan,” kata Rivai, Kamis (15/5/2025).
Dugaan itu menurutnya terbukti saat Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menyatakan bahwa ijazah Jokowi merupakan ijazah yang sah. Alih-alih mempercayai, sambung dia, ijazah Jokowi justru malah tambah dipermasalahkan.
Baca juga: Singgung Polemik Ijazah Jokowi, Megawati: Kalau Betul ya Sudah Kasih Saja
"Dugaan mana terbukti, di mana UGM melalui rektor dan dekannya sudah menunjukkan copynya dan menjelaskan jika ijazah tersebut sah. Namun yang terjadi mereka mempermasalahkan font (huruf) dan fotonya, sehingga dugaan kami benar adanya," jelas dia.
Dengan demikian, ia menilai persoalan tudingan ijazah palsu tak akan selesai jika Jokowi telah menunjukkan ijazah aslinya. Oleh karenanya, langkah hukum menurutnya menjadi salah satu upaya agar polemik dugaan ijazah palsu ini tidak membuat gaduh berkepanjangan.
Pada dasarnya, Rivai menilai tudingan kepada kliennya sekadar untuk mendiskreditkan Jokowi. “Sejak awal kami sudah menduga jika permintaan TPUA bukan untuk menguji kebenaran tapi sekadar memojokkan dan mendiskreditkan,” kata Rivai, Kamis (15/5/2025).
Dugaan itu menurutnya terbukti saat Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menyatakan bahwa ijazah Jokowi merupakan ijazah yang sah. Alih-alih mempercayai, sambung dia, ijazah Jokowi justru malah tambah dipermasalahkan.
Baca juga: Singgung Polemik Ijazah Jokowi, Megawati: Kalau Betul ya Sudah Kasih Saja
"Dugaan mana terbukti, di mana UGM melalui rektor dan dekannya sudah menunjukkan copynya dan menjelaskan jika ijazah tersebut sah. Namun yang terjadi mereka mempermasalahkan font (huruf) dan fotonya, sehingga dugaan kami benar adanya," jelas dia.
Dengan demikian, ia menilai persoalan tudingan ijazah palsu tak akan selesai jika Jokowi telah menunjukkan ijazah aslinya. Oleh karenanya, langkah hukum menurutnya menjadi salah satu upaya agar polemik dugaan ijazah palsu ini tidak membuat gaduh berkepanjangan.
Lihat Juga :