Pemuda Muhammadiyah Minta Andi Taufan Tiru Belva Mundur dari Stafsus
Rabu, 22 April 2020 - 16:21 WIB
loading...
Pemuda Muhammadiyah meminta Stafsus Presiden Jokowi bidang Ekonomi dan Keuangan, Andi Taufan Garuda Putra mundur dari jabatannya. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Staf Khusus (Stafsus) Presiden Jokowi bidang Ekonomi dan Keuangan, Andi Taufan Garuda Putra diminta meniru CEO Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara yang mengundurkan diri dari jabatan Stafsus milenial. (Baca juga: Jokowi Diminta Waspadai Pejabat 'Aji Mumpung' di Tengah Covid-19)
Sebab, Andi Taufan Garuda Putra pernah menggunakan Kop Surat Sekretariat Kabinet untuk kepentingan kerja sama perusahaannya, PT Amartha Mikro Fintek sebagai relawan virus Corona. Adapun surat Andi Taufan Garuda Putra itu sebelumnya dikirimkan ke semua camat di Indonesia.
"Pengunduran diri audara Belva, patut diapresiasi, saya juga berharap saudara Andi Taufan Garuda juga melakukan hal sama," ujar Ketua Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pemuda Muhammadiyah, Razikin kepada SINDOnews, Rabu (22/4/2020). (Baca juga: Mundurnya Belva Devara Perlu Diikuti Stafsus Milenial Lainnya)
Dia mengatakan, Pemuda Muhammadiyah menghormati keputusan Presiden Jokowi yang telah memberikan kesempatan bagi anak-anak muda untuk mengabdi pada bangsa Negara dari dalam pemerintahan. "Namun jangan coba mengkhianati kesempatan itu," ungkapnya.
Di samping itu, dia menilai pengunduran diri Belva dari jabatan Stafsus Milenial setidaknya mencerminkan masih ada penghormatan terhadap etika publik. "Saya mengapresiasi sikap saudara Belva," ujarnya.
Sebab, Andi Taufan Garuda Putra pernah menggunakan Kop Surat Sekretariat Kabinet untuk kepentingan kerja sama perusahaannya, PT Amartha Mikro Fintek sebagai relawan virus Corona. Adapun surat Andi Taufan Garuda Putra itu sebelumnya dikirimkan ke semua camat di Indonesia.
"Pengunduran diri audara Belva, patut diapresiasi, saya juga berharap saudara Andi Taufan Garuda juga melakukan hal sama," ujar Ketua Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pemuda Muhammadiyah, Razikin kepada SINDOnews, Rabu (22/4/2020). (Baca juga: Mundurnya Belva Devara Perlu Diikuti Stafsus Milenial Lainnya)
Dia mengatakan, Pemuda Muhammadiyah menghormati keputusan Presiden Jokowi yang telah memberikan kesempatan bagi anak-anak muda untuk mengabdi pada bangsa Negara dari dalam pemerintahan. "Namun jangan coba mengkhianati kesempatan itu," ungkapnya.
Di samping itu, dia menilai pengunduran diri Belva dari jabatan Stafsus Milenial setidaknya mencerminkan masih ada penghormatan terhadap etika publik. "Saya mengapresiasi sikap saudara Belva," ujarnya.