Jokowi Diminta Waspadai Pejabat 'Aji Mumpung' di Tengah Covid-19

Rabu, 22 April 2020 - 14:39 WIB
loading...
Jokowi Diminta Waspadai...
MN KAHMI mengingatkan Presiden Jokowi beserta seluruh jajarannya agar mewaspadai sikap dan perilaku oknum pejabat dari kemungkinan memanfaatkan situasi mengatasi wabah Covid-19. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Majelis Nasional Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) mendesak pemerintah membatalkan program kartu prakerja, termasuk di antaranya pelatihan online dengan anggaran triliunan rupiah.

Menurut KAHMI, penggunaan APBN yang sangat besar untuk pelatihan berbasis online sangat tidak relevan dan tidak memiliki urgensi di saat segenap elemen bangsa sedang memberi atensi dan fokus mencegah sebaran pandemi virus corona (Covid-19).

Apalagi, dampak Corona sangat besar terhadap ketersediaan dan keterjangkauan pangan masyarakat. "Mengingat keterbatasan anggaran pemerintah dan demi kepentingan rakyat banyak, anggaran Rp20 triliun untuk program Pelatihan Prakerja sangat tidak masuk akal," kata Koordinator Presidium MN KAMHI, Herman Khaeron melalui pernyataan sikap MN KAHMI, Rabu (22/4/2020).

MN KAHMI berpendapat setiap program yang memerlukan dana sangat besar harus dilakukan melalui perencanaan yang matang dan dikelola secara profesional dan transparan melalui institusi atau lembaga yang kredibel.

Selain untuk menghindari conflict of interest atau konflik kepentingan, sambung Khaeron, pelaksanaannya juga harus dilakukan pada waktu yang tepat agar masyarakat dapat memberikan kontrol dan partisipasi yang memadai.

MN KAHMI mengingatkan Presiden beserta seluruh jajarannya agar mewaspadai sikap dan perilaku oknum pejabat maupun staf khusus dari kemungkinan memanfaatkan situasi mengatasi wabah Covid-19 dalam mengambil langkah dan kebijakan yang berorientasi pencitraan semata.

"Dan berpotensi menimbulkan pemborosan serta kerugian negara," kata Khaeron. (Baca juga: Demokrat Minta Jokowi Tarik Diri Sementara dari Pembahasan RUU Cipta Kerja )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Dimanfaatkan...
Pandemi Covid-19 Dimanfaatkan Banyak Oknum karena Anggaran Melimpah
Jokowi Sebut Menterinya...
Jokowi Sebut Menterinya Terjebak Rutinitas, Nggak Tahu Prioritas
Penyerapan Anggaran...
Penyerapan Anggaran COVID-19 Belum Juga Optimal, Jokowi: Kesehatan Baru Terealisasi 7%
Sandiaga Uno Harap Pemerintah...
Sandiaga Uno Harap Pemerintah Alokasikan Anggaran Corona Tepat Sasaran
Sobary: Media Kurang...
Sobary: Media Kurang All Out Awasi Penanganan Pagebluk Covid-19
Biaya PEN Tembus Rp905,10...
Biaya PEN Tembus Rp905,10 T, Banggar DPR: Perlu Pembagian Beban
Aksi Tolak Kenaikan...
Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa HMI Jakarta Bawa Pocong
Ratusan Aktivis HMI...
Ratusan Aktivis HMI Semarang Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Kantor DPRD Jateng
Fantastis, Berikut Daftar...
Fantastis, Berikut Daftar Negara dengan Anggaran Covid Terbesar di Dunia
Rekomendasi
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
Berita Terkini
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
AAI Satukan Kepengurusan...
AAI Satukan Kepengurusan lewat Munaslub Bersama di Jakarta
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved