Mundurnya Belva Devara Perlu Diikuti Stafsus Milenial Lainnya

Rabu, 22 April 2020 - 13:44 WIB
loading...
Mundurnya Belva Devara...
Adi Prayitno. Foto/Dok Okezone
A A A
JAKARTA - Mundurnya Adamas Belva Syah Devara dari Staf Khusus (Stafsus) milenial Presiden Jokowi hendaknya dikuti stafsus milenial lain yang tak terdengar kiprahnya.

"Yang kerjanya tak kedengeran, terutama yang kerap bikin gaduh. Jangan ada kesan stafsus milenial ini diistimewakan, sementara prestasinya nyaris tak terdengar," ucap analis sosial politik UIN Jakarta Adi Prayitno saat dihubungi SINDOnews, Rabu (22/4/2020).

Di sisi lain, lanjut Adi, mundurnya Belva menjadi momentum Istana untuk mengevaluasi stafsus milenial. Sebab, selama ini lebih banyak berita negatif tentang stafsus. (Baca juga: Mundurnya Belva Devara karena Besarnya Tekanan Publik ).

"Bahkan (stafsus milenial) perlu di-reshuffle karena masih banyak milenial yang jauh berpengalaman dan berintegritas," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu.

Sebelumnya, pemilik Ruangguru Adamas Belva Syah Devara mengaku keputusannya mengundurkan diri dari posisi Staf Khusus (Stafsus) Presiden karena tak mau mengganggu konsentrasi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Belva mengaku tak ingin posisinya sebagai CEO Ruangguru dan terpilihnya perusahaannya sebagai mitra Kartu Prakerja akan memicu polemik berkepanjangan. “Saya mengambil keputusan yang berat ini karena saya tidak ingin membuat polemik mengenai asumsi atau persepsi publik yang bervariasi tentang posisi saya sebagai staf khusus presiden menjadi berkepanjangan, yang dapat mengakibatkan terpecahnya konsentrasi Bapak Presiden dan seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi masalah pandemi COVID-19,” ungkap Belva lewat akun Instagram pribadinya @belvadevara, Selasa (21/4/2020).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Presiden Yovie...
Stafsus Presiden Yovie Widianto: Musik Adalah Berkah, Bukan Sekadar Royalti
KPK Periksa Eks Stafsus...
KPK Periksa Eks Stafsus Jokowi Arif Budimanta selama 10 Jam Sebagai Saksi Kasus LPEI
Siapa Pengganti Gus...
Siapa Pengganti Gus Miftah? Istana: Itu Hak Prerogatif Presiden
Menahan Tangis saat...
Menahan Tangis saat Umumkan Mundur, Gus Miftah: Jabatan Hanya Titipan
Terima Penghargaan,...
Terima Penghargaan, Angkie Yudistia: Kita Kawal Inklusivitas Demi Kesejahteraan Masyarakat
Prabowo Subianto Akan...
Prabowo Subianto Akan Melantik 7 Utusan Khusus Presiden, Termasuk Raffi Ahmad dan Gus Miftah
Stafsus Kemenkumham:...
Stafsus Kemenkumham: Ada Antrean Panjang WNA Pingin Jadi WNI
PKKMB Universitas Primakara,...
PKKMB Universitas Primakara, Stafsus Presiden Yovie Widianto Bagikan Pesan Khusus ke Maba
Gaji Deddy Corbuzier...
Gaji Deddy Corbuzier sebagai Staf Khusus Kemenhan, Lebih Besar dari Raffi Ahmad
Rekomendasi
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Berita Terkini
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Infografis
Perlu Tindakan Cepat...
Perlu Tindakan Cepat Pemerintah untuk Antisipasi Badai PHK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved