Kala Mural Bicara Ekspresi yang Privat pun yang Komunal, Rizal Ramli: Kok Kejahatan????

Sabtu, 13 November 2021 - 05:49 WIB
loading...
A A A
Kurator acara, Bambang Asrini menjelaskan helatan karya outdoor yang digagas para seniman jalanan, untuk merayakan tak adanya tekanan apapun atau tekanan positif/energi yang menyala bagi mereka bersama untuk berkarya! ON/OFF adalah simbolisasi sebuah saklar memati-hidupkan proses berkreasi seniman jalanan. Dalam konteks polemik nasional beberapa bulan terakhir (Juli-Agustus-September 2021), bahwa seni jalanan distigma sebagai aksi “vandalisme”.

Kala Mural Bicara Ekspresi yang Privat pun yang Komunal, Rizal Ramli: Kok Kejahatan????

Lukisan mural di salah satu tembok bangunan. foto/hendri irawan-koran sindo

“Karya-karya itu juga sempat disampirkan dalam isu politik yang kental. Maka, helatan acara ini ingin menyampaikan pesan bersama bahwa seni jalanan hadir secara majemuk, merdeka dan memang sebagai jedah atas intervensi seni di ruang-ruang publik yang setara,” kata Bambang.

baca juga: Mural Kritik Pemerintah Dihapus, Wagub DKI: Jangan Buat Ajakan Melanggar Aturan

Menurut Bambang, mereka - para seniman jalanan itu, secara psikis dan alamiah menginisiasi untuk menyampaikan pernyataan esensial tentang ekspresi-ekspresi yang privat pun yang komunal. Seniman street art ini niscaya terhubung dengan isu apapun, dari pengalaman personal yang abstrak, politik, lingkungan hidup, keadilan sosial, popularitas dalam kehidupan urban dan konsumerisme (isu urban life) sampai kusutnya kehidupan kota besar dalam ruang kesetaraan warga. Tak ada tekanan apapun bagi seniman-seniman ini untuk bebas berkarya dan memilih konten ekspresi estetik mereka!

Kala Mural Bicara Ekspresi yang Privat pun yang Komunal, Rizal Ramli: Kok Kejahatan????

Seniman Armand Jamparing. foto/hendri irawan-koran sindo

“Tajuk kuratorial ON/OFF PRESSURE secara personal adalah undangan kemajemukan bagi seniman yang bisa ditafsirkan tentang pergumulan atas “tekanan” tatkala aksi-aksi di jalanan dihadapi dalam sejarah personal atau kelompok-kelompok/kolektif seni mereka. Tekanan-tekanan itu dalam artian positif pun negatif, sejatinya adalah akumulasi energi untuk selalu menyala dalam diri seniman jalanan. Sementara, ruang publik adalah hadirnya keniscayaan berbagai “tekanan” yang bisa jadi sangat personal dialami dalam kerja-kerja seni mereka. ON/OFF Pressure selalu dan akan tetap ada sepanjang hayat menyelimuti aksi dan kreasi seniman jalanan tersebut,” ulas Bambang.

baca juga: Lomba Seni Mural, Kapolri Persilakan Peserta Kreasikan Kritikan

Sementara itu, penyelenggara acara, L PROJECT, dalam isu ini ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pihaknya menentang aksi vandalisme. Penyelenggara ingin memisahkan antara ruang atau kegiatan vandalisme dengan kegiatan seni dalam hal ini mural. “Kami juga ingin meningkatkan produktivitas para rekan-rekan seniman mural untuk kembali produktif di masa pandemi ini. Lalu yang paling utama, dalam kegiatan ini baik seniman yang senior dan junior disatukan dalam satu acara, ini bisa menjadi ajang reuni dan bertukar pandangan serta ilmu bagi mereka,” kata CEO L Project Ali Kusno Fusin.

Kala Mural Bicara Ekspresi yang Privat pun yang Komunal, Rizal Ramli: Kok Kejahatan????


L PROJECT berharap, acara ini dapat menghasilkan karya-karya yang menginspirasi seniman-seniman mural lainnya terutama di daerah Tangerang. Dan itu terbukti. Sejumlah seniman muda dari berbagai wilayah di Tangerang ikut berekspresi menggoreskan karyanya di tembok-tembok Alam Raya yang terbentang kokoh.
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pameran Seni Rupa UMB,...
Pameran Seni Rupa UMB, Menafisr Ulang Peran Perempuan lewat Karya 17 Dosen
Denny JA Luncurkan Genre...
Denny JA Luncurkan Genre Baru Seni Rupa Berupa Lukisan Imajinasi Nusantara
Rizal Ramli dan Faisal...
Rizal Ramli dan Faisal Basri, Dua Ekonom Kritis yang Meninggal Tahun 2024
Pengembaraan Tak Pernah...
Pengembaraan Tak Pernah Usai Seniman Nurhidayat
Spirit Bermain, Tragedi...
Spirit Bermain, Tragedi dan Kematian Jenaka
Paradoks Bali dan Seniman...
Paradoks Bali dan Seniman Agus Saputra
FSRD IKJ Gelar Pameran...
FSRD IKJ Gelar Pameran Distrak #4 dan Kriya Kini #6 di TIM, Angkat Tema Distraksi hingga Kemanusiaan
FSRD IKJ Gelar Peragaan...
FSRD IKJ Gelar Peragaan Busana ‘Sannidhi’, Usung Kearifan Lokal dalam Sentuhan Kontemporer
Dies Natalis ke-55 IKJ,...
Dies Natalis ke-55 IKJ, FSRD Gelar Seminar Seni Rupa Partisipatif
Rekomendasi
Teach You a Lesson Sukses...
Teach You a Lesson Sukses Besar di Netflix Korea, Kim Moo-yul Curi Perhatian Penonton
Sambut Konser Comeback...
Sambut Konser Comeback BTS di Busan, Kampus dan Kuil Disulap Jadi Penginapan Murah
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Berita Terkini
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Oranye usai Ditetapkan Tersangka
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved