Kala Mural Bicara Ekspresi yang Privat pun yang Komunal, Rizal Ramli: Kok Kejahatan????

Sabtu, 13 November 2021 - 05:49 WIB
loading...
Kala Mural Bicara Ekspresi...
Ekonom senior Rizal Ramli berfoto di salah satu lukisan mural dalam pameran mural ON & OFF PRESSURE. foto/L Project
A A A
TANGERANG - Sambil bergegas membawa kaleng cat semprot yang catnya menyembur liar, Farhan menuju kanvas di samping kanannya yang hanya berjarak 3 meter. Secepat kilat Farhan mengarahkan cat semprot hingga menciprat ke kanvas, membentuk pola tak beraturan, titik, garis, singgungan, lelehan, dan entah apalah.

baca juga: Soal Mural Jokowi 404 Not Found, Moeldoko: Presiden Engga Pernah Pusing dengan Kritik

Hanya hitungan detik, semburan cat yang keluar dari lubang kecil di dekat kepala kaleng cat, tekanannya perlahan mengecil hingga menyisakan tetesan cat. Lubang kecil itu tadinya sengaja dibolongi oleh Farhan dengan pahat. “Tekanan gas dalam kaleng ini kan tinggi. Kalo kalengnya dilubangi, catnya lebih cepat menyembur dan lebih enak kita menyemprotkannya ke kanvas ketimbang kita semprotkan dengan menekan tombolnya,” kata Farhan menjelaskan teknik melukisnya yang tak biasa.

Ada empat kaleng cat yang masing-masing berwarna kuning, biru, hitam, dan merah, habis disemprotkan Farhan ke kanvas yang dilukisnya. Cipratan cat membentuk pola unik dan perpaduan warna yang indah. Lelehan cat juga membuat gambar yang dihasilkan makin terlihat cantik dan sedap dipandang.

Kala Mural Bicara Ekspresi yang Privat pun yang Komunal, Rizal Ramli: Kok Kejahatan????

Seniman Hana Madness nampak menikmati melukis mural. foto/L Project

Tak berhenti sampai di situ, sejumlah orang yang menonton diminta Farhan untuk menyodorkan sepatu masing-masing. Tanpa tedeng aling-aling, Farhan lalu mencipratkan sisa-sisa cat yang masih menetes dari kaleng ke sepatu orang-orang itu. Bukannya marah, orang-orang tersebut malah berebut minta sepatunya dicipratkan cat. “Jadi bagus begini sepatu gua. Mahal ini sepatu, ada karya seninya,” celetuk seorang fotografer yang dari tadi sibuk memotret Farhan melukis.

baca juga: Polemik Mural Jokowi di Tangerang, Pakar Telematika Jelaskan Istilah 404: Not Found

Farhan yang dijuluki “The Asian Bansky”, dalam karyanya banyak berbicara mengenai kapitalisme dan konsumerisme yang terjadi di dalam kehidupan urban. Pria bernama lengkap Farhan Siki, ini secara aktif turun ke jalan untuk mengerjakan berbagai projek street art yang dilaksanakan di berbagai belahan dunia terutama di Eropa seperti Italia, Jerman, dan sebagainya. “Kesenangan saya melukis di jalanan, itu sejak reformasi 98,” cetus jebolan Universitas Negeri Jember (Unej) ini.

Kala Mural Bicara Ekspresi yang Privat pun yang Komunal, Rizal Ramli: Kok Kejahatan????

Kurator Bambang Asrini menjelaskan salah satu mural yang dibuat di tembok bangunan.
foto/L Project

Di bawah terik matahari yang menyengat siang itu, Farhan tidak melukis sendiri. Ada sembilan seniman lainnya (street artist) yang berkolaborasi melukis mural bersama dalam kegiatan seni bertajuk “ON & OFF PRESSURE”, di perumahan Alam Raya, Tangerang, Banten, pada 8-10 November 2021. Sembilan seniman tersebut adalah, Anagard, Digie Sigit, The Popo, Arman Jamparing, Bujangan Urban, Media Legal, Edi Bonetski, Hana Madness, dan Bunga Fatia.

baca juga: Kemerdekaan Bermural dalam ON & OFF PRESSURE

Jika Farhan melukis dengan cara menyempotkan cat kaleng yang dilubangi kalengnya, beda halnya dengan teknik melukis Edi Bonetski. Pelukis asal Tangerang, Banten, ini terlihat beberapa kali membolak-balik kanvas lukisnya. “Tekniknya begini aja bang, ga perlu pusing-pusing. Biar orang laen menilai sendiri lukisan kita. Mereka mau bilang jelek, bagus, bahkan bilang gila, gak apa-apa. Bebas…!,” seloroh Edy.

Edy Bonetski, seniman mural otodidak yang dikenal dengan karyanya yang eksentrik dengan banyak memasukkan unsur-unsur absurd di dalam karyanya. Melalui ide-ide eksentriknya, Edy telah banyak mendapatkan berbagai penghargaan di ajang seni bergengsi dengan membawa bermacam isu sosial yang dipantaunya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pameran Seni Rupa UMB,...
Pameran Seni Rupa UMB, Menafisr Ulang Peran Perempuan lewat Karya 17 Dosen
Denny JA Luncurkan Genre...
Denny JA Luncurkan Genre Baru Seni Rupa Berupa Lukisan Imajinasi Nusantara
Rizal Ramli dan Faisal...
Rizal Ramli dan Faisal Basri, Dua Ekonom Kritis yang Meninggal Tahun 2024
Pengembaraan Tak Pernah...
Pengembaraan Tak Pernah Usai Seniman Nurhidayat
Spirit Bermain, Tragedi...
Spirit Bermain, Tragedi dan Kematian Jenaka
Paradoks Bali dan Seniman...
Paradoks Bali dan Seniman Agus Saputra
FSRD IKJ Gelar Pameran...
FSRD IKJ Gelar Pameran Distrak #4 dan Kriya Kini #6 di TIM, Angkat Tema Distraksi hingga Kemanusiaan
FSRD IKJ Gelar Peragaan...
FSRD IKJ Gelar Peragaan Busana ‘Sannidhi’, Usung Kearifan Lokal dalam Sentuhan Kontemporer
Dies Natalis ke-55 IKJ,...
Dies Natalis ke-55 IKJ, FSRD Gelar Seminar Seni Rupa Partisipatif
Rekomendasi
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved