Yakin Menang di PTUN, Kubu Moeldoko Minta AHY Tak Main Tuduh dan Sewot
Kamis, 11 November 2021 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Herzaky menyebutkan tidak masuk logika apabila seseorang hendak berperkara di lembaga peradilan namun justru bersyukur setelah hasilnya tidak sesuai yang diharapkan.
Baca juga: Demokrat Berharap Putusan MA Tolak Gugatan AD/ART Jadi Rujukan PTUN Jakarta
"Kok kontradiktif, ngapain udah bayar Yusril puluh M, 100 M kali atau berapa, tapi kemudian ujung-ujungnya begitu kalah malah bersyukur, kan agak lucu. Tapi ya silahkan saja. Kalau mereka katakan bersyukur, pernyataan besarnya, ada gak orang yang mau menuntut melakukan judicial review untuk kalah, apalagi sudah mengeluarkan uang ya miliaran," ujar dia.
Herzaky meyakini putusan MA akan diikuti peradilan di bawahnya, yakni PTUN Jakarta. "Kalau sudah ada pesan dari pimpinan MA bahwa 'Eh tolong tegakkan aturan, tegakkan aturan dengan seadil-adilnya, tegakkan hukum'. Ya tentunya di PTUN Jakarta perkara Nomor 150 dan 154 kita akan memahami arahnya kemana," pungkas Herzaky.
Baca juga: Demokrat Berharap Putusan MA Tolak Gugatan AD/ART Jadi Rujukan PTUN Jakarta
"Kok kontradiktif, ngapain udah bayar Yusril puluh M, 100 M kali atau berapa, tapi kemudian ujung-ujungnya begitu kalah malah bersyukur, kan agak lucu. Tapi ya silahkan saja. Kalau mereka katakan bersyukur, pernyataan besarnya, ada gak orang yang mau menuntut melakukan judicial review untuk kalah, apalagi sudah mengeluarkan uang ya miliaran," ujar dia.
Herzaky meyakini putusan MA akan diikuti peradilan di bawahnya, yakni PTUN Jakarta. "Kalau sudah ada pesan dari pimpinan MA bahwa 'Eh tolong tegakkan aturan, tegakkan aturan dengan seadil-adilnya, tegakkan hukum'. Ya tentunya di PTUN Jakarta perkara Nomor 150 dan 154 kita akan memahami arahnya kemana," pungkas Herzaky.
(muh)
Lihat Juga :