Setelah 12 Jam Diperiksa di KPK, Dosen Udayana Bungkam

Sabtu, 06 November 2021 - 04:49 WIB
loading...
Setelah 12 Jam Diperiksa...
Dosen Universitas Udayana I Dewa Nyoman Wiratmaja tak bersedia menjawab pertanyaan wartawan seusai 12 jam diperiksa KPK. Foto/Raka Dwi Novianto
A A A
JAKARTA - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana I Dewa Nyoman Wiratmaja akhirnya selesai menjalani pemeriksaan dugaan suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan, Bali.

Wiratmaja rampung diperiksa sekira pukul 22.06 WIB atau hampir 12 jam oleh tim penyidik tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia tiba di KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Mengenakan batik putih itu, Wiratmaja memilih bungkam saat ditanyai para wartawan.

Bahkan dia sempat menghalau wartawan saat keluar Gedung KPK. "Jangan dihalangi (jalannya)," kata Wiratmaja berjalan tergesa-gesa, Jakarta, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi DID, KPK Geledah Gedung DPRD dan Kantor Pemkab Tabanan Bali

Wiratmaja dipanggil ulang KPK setelah sebelumnya mangkir. Dalam kasus DID Kabupaten Tabanan, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka. Tetapi KPK belum mengungkap nama-nama para tersangka.

KPK juga telah melakukan serangkaian penggeledahan di Tabanan, Rabu (27/10/2021). Lokasi yamg digeledah yaitu Gedung DPRD Tabanan, Kantor Dinas PUPR, Kantor Bapelitbang, Kantor Badan Keuangan Daerah, serta kediaman pihak-pihak yang berkaitan.

"Saat ini tim penyidik masih terus bekerja mengumpulkan dan melengkapi alat bukti yang diperlukan dalam proses penyidikannya," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
3 Mobil Noel Ebenezer...
3 Mobil Noel Ebenezer Dikembalikan KPK, Keluarga: Bukti Dibeli Pakai Uang Sah
KPK Terbitkan Sprindik...
KPK Terbitkan Sprindik Baru Pengembangan Kasus Suap Bupati Rejang Lebong
KPK Tangkap Bupati Lombok...
KPK Tangkap Bupati Lombok Barat
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Rekomendasi
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Reza Arap Bawa Buket...
Reza Arap Bawa Buket Bunga Matahari untuk Kenang Lula Lahfah di Rilis Film Harusnya Horror
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved