Rasisme itu Dosa Asal Amerika

Kamis, 04 Juni 2020 - 08:57 WIB
loading...
A A A
Perlakuan kepada warga hitam ini menjadi catatan sejarah negeri ini, yang pastinya tidak diingkari oleh siapapun. Barangkali bukti yang paling nyata adalah bangkitnya warga Afro melakukan perlawanan di bawah kepemimpinan Martin Luther King Jr, Malcom X, dan lain-lain di tahun 60-an.

Diskriminasi ras berlanjut kemudian kepada bangsa Asia, khususnya Komunitas Jepang yang ditempatkan di kamp-kamp konsentrasi. Mereka seolah menjadi agen-agen musuh Amerika pasca Perang Dunia kedua.

Demikian seterusnya prilaku rasis dan diskriminatif ini berlanjut kepada warga Hispanic atau warga Latin yang datang dari negara-negara jiran di bagian selatan Amerika (South America).

Warga Mexico dan Colombia, bahkan warga negara bagian Puerto Rico yang dominannya berbahasa Spanyol juga mengalami prilaku rasis dan diskriminatif dari masa ke masa, hingga saat ini.

Belakangan prilaku diskriminatif dan sentimen anti Islam dan Muslim juga semakin menampakkan diri. Walaupun Islamophobia adalah catatan sejarah panjang di Amerika, kejadian 9/11 menjadi puncak dari semuanya.

Prilaku buruk kepada Komunitas Muslim semakin menjadi-jadi sejak terpilihnya pemerintahan Amerika saat ini. Di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump “mistreatment” warga minoritas termasuk warga Muslim semakin meluas.

Seringkali saya katakan di masa lalu Sebelum pemerintahan Donald Trump Islamophobia itu ada di pinggir-pinggir jalan. Saat ini justeru keluar dari White House dengan kebijakan yang terasa meminggirkan kaum minoritas. (Baca juga: Demonstrasi Memanas, Pentagon Pindahkan 1.600 Tentara ke Washington)

Bagi kami warga Muslim, keputusan Donald Trump untuk melarang Islam masuk Amerika adalah kebijakan diskriminatif dan rasis kepada warga tertentu karena agama. Yang pastinya disadari oleh warga Amerika sebagai kebijakan yang tidak sejalan dengan Konstitusi maupun nilai-nilai mulia bangsa ini.

Musuh bersama bangsa Amerika

Menyikapi realita buruk dalam Perjalanan bangsa ini tentu menyadarkan semua pihak di Amerika bahwa “tendensi” bahkan realita itu harusnya menjadi musuh bersama untuk diperangi dan diselesaikan. Jika tidak, khawatirnya ini akan menjadi “trade mark” Kebangsaan yang memalukan.

Sesungguhnya hal ini bukan penyakit ras dan etnis tertentu dari manusia. Tapi lebih kepada penyakit mental manusia yang lupa diri dan ciptaan. Sebuah perasaan lebih (superioritas) karena warna kulit, ras dan etnisitas. Realitanya ini adalah penyakit pertama dalam sejarah makhluk Tuhan (baca sejarah Iblis).

Karenanya kita jangan melihat rasisme ini sebagai penyakit orang putih. Walau kenyataannya sejak masa imperialisme dan kolonialisme, kaum putihlah (Eropa) yang memang mendominasi prilaku Iblis ini. Hal itu karena mereka buta nurani karena keangkuhan dan transgresi yang mereka lakukan ke negara-negara non Putih, khususnya di Asia dan Afrika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Rekomendasi
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Atlet Berkuda Narantraya...
Atlet Berkuda Narantraya Jeihan Widjaya Naik Podium, Sabet Posisi Tiga Djiugo Next Adventure 2026
Spanyol Robek Gawang...
Spanyol Robek Gawang Prancis di Babak Pertama, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved