Mengaktualisasikan Kembali Gagasan Seni Rupa Basuki Resobowo
Senin, 25 Oktober 2021 - 18:57 WIB
loading...
A
A
A
baca juga: Galeri Nasional Kembali Dibuka dengan Prosedur Kunjungan Baru
Selain itu, ditampilkan pula sejumlah arsip Basuki Resobowo yang dikoleksi beberapa institusi publik dan museum pribadi seperti Dewan Kesenian Jakarta, OHD Museum, Museum EZ Halim, arsip Dolorosa Sinaga, arsip keluarga Sanento Yuliman, serta arsip yang didapatkan Umi Lestari dari lembaga arsip dan kawan dekat Basuki Resobowo. Arsip-arsip tersebut berupa lukisan, sketsa, foto, artikel di surat kabar, otobiografi, ilustrasi cover buku, serta surat-menyurat dengan seniman lain. Karya tersebut dipresentasikan dalam bentuk reproduksi berupa foto, video, dan cetak. Selain itu, disajikan pula infografis berupa lini masa hidup dan karya Basuki Resobowo.
Pameran B. Resobowo dibuka secara resmi oleh Kepala Galeri Nasional Indonesia pada 22 Oktober 2021, via Zoom dan live Facebook Galeri Nasional Indonesia. Pameran ini dapat diakses publik secara daring melalui YouTube Galeri Nasional Indonesia. Publik juga dapat mengikuti serangkaian program publik berupa beberapa Diskusi Pameran B. Resobowo dan Tur Bersama Kurator.
Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto mengatakan, Pameran Basuki Resobowo mengajak publik untuk memahami gagasan realisme Basuki Resobowo serta merekonstruksi kesejarahan karyanya, untuk memotivasi penelitian lebih jauh tentang Basuki Resobowo dan perannya dalam ekosistem seni dan budaya di Indonesia. “Semoga pameran hasil lokakarya Kurasi Kurator Muda ini dapat berkontribusi pada proses distribusi pengetahuan serta pengembangan praktik kuratorial di Indonesia,” kata Pustanto.
baca juga: Peran dan Potensi Seni Rupa dalam Ekonomi Kreatif saat Pandemi
Selain itu, ditampilkan pula sejumlah arsip Basuki Resobowo yang dikoleksi beberapa institusi publik dan museum pribadi seperti Dewan Kesenian Jakarta, OHD Museum, Museum EZ Halim, arsip Dolorosa Sinaga, arsip keluarga Sanento Yuliman, serta arsip yang didapatkan Umi Lestari dari lembaga arsip dan kawan dekat Basuki Resobowo. Arsip-arsip tersebut berupa lukisan, sketsa, foto, artikel di surat kabar, otobiografi, ilustrasi cover buku, serta surat-menyurat dengan seniman lain. Karya tersebut dipresentasikan dalam bentuk reproduksi berupa foto, video, dan cetak. Selain itu, disajikan pula infografis berupa lini masa hidup dan karya Basuki Resobowo.
Pameran B. Resobowo dibuka secara resmi oleh Kepala Galeri Nasional Indonesia pada 22 Oktober 2021, via Zoom dan live Facebook Galeri Nasional Indonesia. Pameran ini dapat diakses publik secara daring melalui YouTube Galeri Nasional Indonesia. Publik juga dapat mengikuti serangkaian program publik berupa beberapa Diskusi Pameran B. Resobowo dan Tur Bersama Kurator.
Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto mengatakan, Pameran Basuki Resobowo mengajak publik untuk memahami gagasan realisme Basuki Resobowo serta merekonstruksi kesejarahan karyanya, untuk memotivasi penelitian lebih jauh tentang Basuki Resobowo dan perannya dalam ekosistem seni dan budaya di Indonesia. “Semoga pameran hasil lokakarya Kurasi Kurator Muda ini dapat berkontribusi pada proses distribusi pengetahuan serta pengembangan praktik kuratorial di Indonesia,” kata Pustanto.
baca juga: Peran dan Potensi Seni Rupa dalam Ekonomi Kreatif saat Pandemi
Lihat Juga :