alexametrics

Djanedjri M Gaffar Diangkat Jadi Deputi Kesbang Kemenko Polhukam

loading...
Djanedjri M Gaffar Diangkat Jadi Deputi Kesbang Kemenko Polhukam
Janedjri M Gaffar diangkat sebagai Deputi Bidang Kesatuan Bangsa Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Mantan Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M Gaffar diangkat sebagai Deputi Bidang Kesatuan Bangsa Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Jandedjri dilantik pada Selasa 5 Juni 2020. Pengangkatan Janedjri tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 90/TPA Tahun 2020 tertanggal 19 Mei 2020.

"Atas nama pemerintah serta atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan ucapan selamat kepada Dr Janedjri M Gaffar dan istri atas kepercayaan sekaligus amanah ini. Saya percaya, dengan bekal pendidikan, pengalaman serta pemahaman atas berbagai permasalahan di berbagai bidang penugasan, saudara akan mampu melaksanakan tugas yang diembankan sebaik-baiknya," ujar Menko Polhukam Mahfud MD dalam siaran pers Kemenko Polhukam, Selasa 2 Juni 2020.



Dalam acara pelantikan, Menko Polhukam menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kemenko Polhukam untuk siap mengawal arahan Presiden terkait dengan protokol "new normal" yang akan segera ditetapkan dalam minggu ini. (Baca juga: Jenderal Andika Beri Tambahan Helm Deteksi Suhu Tubuh untuk Tangani Covid-19)

Mahfud menjelaskan, istilah new normal hanya salah satu yang dipakai dari banyak istilah seperti pelonggaran, relaksasi, kemudian di Jawa Barat ada istilah adaptasi kehidupan baru. Namun Presiden sendiri dalam sidang kabinet menyatakan masyarakat produktif dan bebas atau aman dari Covid-19.

"Ini akan ditetapkan dalam beberapa waktu ke depan, secara bertahap, mungkin dalam dua atau tiga hari ke depan, atau dalam minggu ini. Secara bertahap tidak secara menyeluruh, sesuai dengan tingkat resiko penularan dan kemampuan pemerintah dalam mengantisipasi," kata Menko Polhukam.
(dam)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak