Keterisian Tempat Tidur RS di Seluruh Indonesia Kini di Bawah 5%

Selasa, 19 Oktober 2021 - 14:27 WIB
Keterisian Tempat Tidur RS di Seluruh Indonesia Kini di Bawah 5%
Sekjen PERSI Lia G. Partakusuma menyebut tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit seluruh Indonesia kini di bawah 5%. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Lia G. Partakusuma melaporkan rata-rata tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit (RS) seluruh Indonesia kini di bawah 5%.

“Jadi bersyukur bahwa juga laporan dari rumah sakit juga mulai turun, kasus turun terus dan juga BOR rata-rata di seluruh Indonesia ini sekitar 5%,” ungkap Lia secara virtual, Selasa (19/10/2021).

Sementara itu, Lia mengatakan BOR untuk ruang isolasi biasa sekitar 4%. Sedangkan untuk ICU sekitar 8%. “Jadi dengan angka rata-rata 5%, ya kami cukup senang di rumah sakit. Bahwa mudah-mudahan angka ini tidak bisa naik lagi,” katanya. Baca juga: Satgas Covid-19 Sebut Libur Natal dan Tahun Baru Ancaman Terdekat

Penurunan BOR di RS ini dikarenakan kasus terkonfirmasi semakin berkurang sehingga pasien yang membutuhkan perawatan semakin sedikit. Selain itu, angka kesembuhan juga semakin meningkat. Baca juga: Update, 6.008 WNI Terkonfirmasi Covid-19 di Luar Negeri

“Alhamdulillah bahwa hari-hari terakhir ini kita dapatkan laporan bahwa kasus Covid-19 terus menurun. Memang sempat terjadi beberapa hari yang lalu ya agak meningkat sedikit kasus konfirmasinya, tetapi dari laporan terakhir kita dengar sudah ada penurunan dari yang sekitar 800 kasus, 900 kasus, kemudian adalah sekitar 626 kasus konfirmasi,” papar Lia.



Lia mengatakan dengan penurunan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat kini rumah sakit mulai membuka layanan bagi pasien non Covid-19. “Kita senang sekali karena tentu teman-teman di rumah sakit sudah bisa merawat pasien non Covid ya karena mereka juga sudah lama ya untuk datang ke rumah sakit,” katanya.
(cip)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1617 seconds (10.55#12.26)