Ibadah Haji 2020 Ditiadakan, DPR Minta Hak-hak Calon Jamaah Diamankan

Selasa, 02 Juni 2020 - 15:45 WIB
loading...
Ibadah Haji 2020 Ditiadakan,...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang meminta Kementerian Agama mengamankan hak-hak calon jamaah haji yang batal berangkat ke Tanah Suci. Foto/SINDOnews
A A A
Keputusan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi yang meniadakan ibadah haji 2020 terus mendapatkan tanggapan dari kalangan DPR RI. Kali ini, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang memberikan tanggapan.

"Tentang substansi itu, tidak ada masalah, tentang sikap pemerintah ini juga tidak ada masalah, kita setuju ada sikap pemerintah mengirim jamaah atau tidak," ujar Marwan Dasopang kepada SINDOnews, Selasa (2/6/2020). (Baca juga: Sudah 40 Kali Haji Ditiadakan, Kini Indonesia Batalkan Kirim Jamaah)

Menurut dia, kepastian yang disampaikan pemerintah tersebut diperlukan karena jamaah resah. Lagipula, diakui politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, persiapan pelaksanaan ibadah haji tidak mudah. "Kalau tinggal 20 hari lagi kan itu berat," ujarnya. (Baca juga: Muhammadiyah Nilai Pembatalan Ibadah Haji 2020 Keputusan Tepat)

Namun, di sisi lain, dirinya kecewa terhadap pemerintah karena pengumuman tentang ibadah haji 2020 itu secara sepihak. "Menteri agama mengumumkan pembatalan pengiriman jamaah haji pada 2020 ini tanpa melalui rapat kerja dengan komisi VIII, mestinya ini harus dirapat kerjakan dulu dengan Komisi VIII," ungkap legislator asal daerah pemilihan Sumatera Utara II ini. (Baca juga: Menag Fachrul Razi Ajak Jemaah Haji Ikhlas)

Karena lanjut dia, Komisi VIII DPR sebagai wakil rakyat harus mempertanyakan keamanan dari jamaah dan petugas. "Jadi kalau pemerintah mengumumkan tidak mengirim jamaah karena kepentingan keamanan jamaah dan petugas, tapi kita di Komisi VIII mempertanyakan juga hak-hak jamaah, diamankan enggak, itu tidak saya dengarkan dalam pengumuman itu. Jadi nanti orang akan bertanya," kata Marwan Dasopang.

Maka itu, dia menyarankan pemerintah mengumumkan sikap maupun mekanisme yang diambil tentang kepentingan hak-hak jamaah. "Jamaah yang melunasi, proporsinya kemudian uangnya bagaimana itu mestinya diumumkan semua. Kemudian supaya orang tidak was-was tentang tidak mengirim jamaah ini harus diceritakan sejarah," imbuhnya.

Dia melanjutkan, pemerintah harus menjelaskan sejarah berapa kali ibadah haji di Indonesia tidak dilaksanakan. "Dalam kaitan apa, total kah, parsial kah, dan lain-lain, itu mestinya diceritakan semua supaya mengeliminir persoalan wacana ke depan, ini lah yang kita sayangkan, tentu itu bagian dari substansi, dari mekanisme tentu kita merasa bahwa pemerintah ini tidak menghargai DPR," katanya. Rico Afrido Simanjuntak
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Rekomendasi
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Berita Terkini
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Infografis
Resmi, DPR Akhirnya...
Resmi, DPR Akhirnya Minta TikTok Angkat Kaki dari AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved