BEM Nusantara Tolak Kuliah Online

Minggu, 26 September 2021 - 02:01 WIB
loading...
BEM Nusantara Tolak...
Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara menolak kuliah daring dilanjutkan karena tidak efektif. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menolak kuliah daring atau online dilanjutkan karena tidak efektif. Alasannya, belum semua kampus siap dan faktor infrastruktur yang belum memadai serta merata di seluruh Indonesia.

"Di daerah (Indonesia bagian) timur contohnya, mereka masih kesulitan mengakses jaringan internet dan lain sebagainya," kata Koordinator Pusat Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara, Eko Pratama, Sabtu (25/9/2021). (Baca juga; Bikin Haru, Dosen Ini Tetap Ngajar Kuliah Online Meskipun Kena Stroke )

Demi mempersiapkan perkuliahan secara langsung kembali bisa digelar, BEM Nusantara pun terus bekerja keras bersama pemerintah dan seluruh stakeholder yang ada untuk menggenjot vaksinasi COVID-19. Termasuk sasarannya adalah lingkungan kampus di seluruh Indonesia.

Eko berharap dengan vaksinasi yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia, pencapaian target herd immunity yang diharapkan pemerintah bisa tercapai. Termasuk bisa segera diizinkannya pelaksanaan perkuliahan tatap muka kembali digelar. (Baca juga; Geger, Beredar Video Syur Mahasiswi saat Kuliah Online )

"Tercatat sudah 40 titik lokasi vaksinasi yang dieksekusi oleh BEM Nusantara, dan mayoritas giat tersebut dilaksanakan di kampus. Tujuannya adalah agar angka penyebaran dan penularan Covid-19 dapat ditekan dan perkuliahan tatap muka (PTM) dapat disegerakan. Intinya 2022 kuliah offline harga mati bagi kami," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UPI YAI dan Shinawatra...
UPI YAI dan Shinawatra University Thailand Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Prabowo Minta Kampus...
Prabowo Minta Kampus Bentuk Tim Bantu Pemda Selesaikan Masalah di Daerah
Hardiknas 2026, SPK...
Hardiknas 2026, SPK Ungkap Upah Dosen Rendah hingga Minim Perlindungan
Mendiktisaintek Ungkap...
Mendiktisaintek Ungkap Prabowo Instruksikan Kampus Cari Alternatif untuk Kurangi Ketergantungan Elpiji
Menteri PPPA: Kampus...
Menteri PPPA: Kampus Harus Aman, Inklusif, dan Bebas dari Kekerasan bagi Mahasiswa
Dana Asing ke NGO Disorot,...
Dana Asing ke NGO Disorot, BEM Nusantara: Rawan Jadi Alat Kepentingan Global
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
Forum Gerakan Moral...
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Desak Kampus Bebas dari Politik Praktis
Kombinasi Teknologi...
Kombinasi Teknologi dan Kepekaan Sosial, Kunci Lulusan Perguruan Tinggi Hadapi Era Digital
Rekomendasi
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
7 Jenderal TNI Alumni...
7 Jenderal TNI Alumni SMA Taruna Nusantara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved