Jokowi Perintahkan Polri Tak Ragu-ragu Tindak Mafia Tanah
Rabu, 22 September 2021 - 15:31 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Polri tidak ragu memberantas mafia tanah yang merugikan masyarakat kecil. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Polri tidak ragu memberantas mafia tanah yang merugikan masyarakat kecil. Tak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan aparat penegak hukum tidak melindungi atau 'main mata' dengan mafia tanah tersebut.
"Kepada jajaran Polri saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada, jangan sampai juga ada aparat penegak hukum yang membekingi mafia tanah tersebut. Perjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas," ujar Jokowi saat menyerahkan sertipikat redistribusi tanah objek reforma agraria di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (22/9/2021). Baca juga: Malam Ini, Jokowi Hadiri Covid-19 Summit yang Digelar Presiden AS Joe Biden
Jokowi menegaskan negara berkomitmen untuk mengurai konflik agraria yang terjadi di masyarakat. Karenanya, reformasi agraria adalah sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan oleh pemerintah.
"Saya tegaskan kembali komitmen negara untuk betul-betul mengurai konflik agraria yang ada, mewujudkan reformasi agraria bagi masyarakat, memastikan ketersediaan dan kepastian ruang hidup yang adil bagi rakyat," tegasnya.
Mantan Wali Kota Solo itu memahami konflik agraria dan sengketa tanah merupakan tantangan berat yang dihadapi masyarakat. Tak ayal, banyak kelompok masyarakat seperti petani hingga nelayan mengadu ke Istana dari daerahnya masing-masing. Bahkan sampai ada yang berjalan kaki ke Jakarta.
"Kepada jajaran Polri saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada, jangan sampai juga ada aparat penegak hukum yang membekingi mafia tanah tersebut. Perjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas," ujar Jokowi saat menyerahkan sertipikat redistribusi tanah objek reforma agraria di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (22/9/2021). Baca juga: Malam Ini, Jokowi Hadiri Covid-19 Summit yang Digelar Presiden AS Joe Biden
Jokowi menegaskan negara berkomitmen untuk mengurai konflik agraria yang terjadi di masyarakat. Karenanya, reformasi agraria adalah sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan oleh pemerintah.
"Saya tegaskan kembali komitmen negara untuk betul-betul mengurai konflik agraria yang ada, mewujudkan reformasi agraria bagi masyarakat, memastikan ketersediaan dan kepastian ruang hidup yang adil bagi rakyat," tegasnya.
Mantan Wali Kota Solo itu memahami konflik agraria dan sengketa tanah merupakan tantangan berat yang dihadapi masyarakat. Tak ayal, banyak kelompok masyarakat seperti petani hingga nelayan mengadu ke Istana dari daerahnya masing-masing. Bahkan sampai ada yang berjalan kaki ke Jakarta.
Lihat Juga :