Sandiaga Dorong Masyarakat Jadi Entrepreneur Manfaatkan Digitalisasi
Rabu, 01 September 2021 - 17:10 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mendorong masyarakat agar menjadi entrepreneur dengan kemampuan adaptasi dalam menggunakan teknologi serta digitalisasi. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong masyarakat agar menjadi entrepreneur dengan kemampuan adaptasi dalam menggunakan teknologi serta digitalisasi.
Baca juga: Sandiaga Uno Jalani Vaksinasi Dosis Kedua di Mako Kolinlamil Tanjung Priok
"Ini adalah peluang untuk kita gunakan, dan kesempatan ekonomi kreatif untuk onboarding ke dalam ekosistem ekonomi digital," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Rabu (1/9/2021).
Ke Pelaku Parekraf, Sandiaga: Tangkap Peluang Saat Pandemi lewat Digital
Sandiaga mengatakan, pandemi virus Corona (Covid-19) memberikan tantangan berupa disrupsi digital yang terjadi pada setiap lini, serta memunculkan berbagai peluang pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Ia memaparkan bahwa selama pandemi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penjualan online tertinggi masih dipegang oleh sektor kuliner yang melonjak hingga lebih dari 1.000 persen.
Hal ini menjadi alasan kuat bagi penggiat usaha kuliner untuk terus beradaptasi dengan teknologi dan melakukan inovasi penjualan.
Baca juga: Sandiaga Uno Jalani Vaksinasi Dosis Kedua di Mako Kolinlamil Tanjung Priok
"Ini adalah peluang untuk kita gunakan, dan kesempatan ekonomi kreatif untuk onboarding ke dalam ekosistem ekonomi digital," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Rabu (1/9/2021).
Ke Pelaku Parekraf, Sandiaga: Tangkap Peluang Saat Pandemi lewat Digital
Sandiaga mengatakan, pandemi virus Corona (Covid-19) memberikan tantangan berupa disrupsi digital yang terjadi pada setiap lini, serta memunculkan berbagai peluang pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Ia memaparkan bahwa selama pandemi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penjualan online tertinggi masih dipegang oleh sektor kuliner yang melonjak hingga lebih dari 1.000 persen.
Hal ini menjadi alasan kuat bagi penggiat usaha kuliner untuk terus beradaptasi dengan teknologi dan melakukan inovasi penjualan.
Lihat Juga :