Satgas Dorong Operasi Yustisi untuk Tingkatkan Kepatuhan Prokes

Kamis, 05 Agustus 2021 - 08:35 WIB
loading...
Satgas Dorong Operasi...
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito mengingatkan, agar operasi yustisi dilakukan secara berkala dalam rangka meningkatkan kesadaran prokes. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Ganip Warsito mengingatkan, agar operasi yustisi dilakukan secara berkala dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan ( Prokes ).

Baca juga: Gus Baha Bercerita Tentang Kematian dan Corona

Ganip pun menyampaikan tiga pesan yang perlu menjadi catatan penting dalam hal penanganan pandemi Covid-19 saat melakukan peninjauan Pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Baca juga: Penggunaan Obat Tradisional untuk Corona, Jubir Wiku: Asal Ada Izin BPOM

Pertama, masyarakat diminta untuk lebih meningkatkan disiplin dalam memakai masker. Dengan memakai masker, merupakan upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid yang dapat tertular akibat droplet.

"Pokoknya harus disiplin pakai masker, karena bisa meminimalisir penyebarannya," kata Ganip dalam keterangannya, dikutip Kamis (5/8/2021).

Kedua, terus laksanakan kegiatan Vaksinasi. Ganip mengimbau untuk seluruh warga segera melakukan vaksinasi untuk mencapai herd immunity.

"Semuanya juga tolong untuk ikuti program vaksinasi, ajak keluarganya, datang ke lokasi-lokasi yang menyediakan kegiatan vaksinasi," ucap Ganip.

Ketiga, perkuat 3T yakni testing, tracing, dan treatment. Dianjurkan untuk kegiatan testing dan tracing bisa mencapai perbandingan 1:15, artinya apabila ada warga yang terkonfirmasi positif, maka dapat dilakukan pengecekan terhadap 15 orang yang memiliki riwayat kontak erat.

Selain itu, diimbau bagi para warga dapat melakukan isolasi mandiri secara terpusat. Hal ini bertujuan, para pasien dapat terkontrol oleh para tenaga kesehatan yang rutin melakukan pendampingan.

"Untuk warga yang terkonfirmasi positif, sebaiknya untuk melakukan isolasi di tempat yang terpusat, supaya dapat termonitor keadaannya, terutama pada kelompok rentan. Apabila saturasinya turun, segera mendapatkan penanganan yang optimal," jelas Ganip.

Bersamaan dengan peninjauan ini, BNPB juga menyalurkan bantuan ke Kalimantan Timur dengan total 10.000 masker, 10.750 sabun mandi dan 80 liter desinfektan yang nantinya akan didistribusikan oleh masing-masing Pos PPKM.

Dalam akhir sambutannya, Ganip juga mengapresiasi upaya para warga untuk bersama-sama dan gotong royong dalam menangani pandemi ini.

"Saya mengapresiasi kerja sama dan gotong royong para warga di sini, semoga bisa tetap konsisten dalam menerapkan pesan saya tadi ya," tutup Ganip.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antisipasi Covid-19...
Antisipasi Covid-19 di Pemilu 2024, Perindo: Tak Hanya Dana, KPU Harus Siapkan Penerapan Prokes
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Menko PMK: Satgas Covid-19 Otomatis Bubar
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Pemerintah Tetap Jamin Vaksinasi dan Pengobatan Pasien Covid-19
Indonesia Masuk Endemi,...
Indonesia Masuk Endemi, Satgas Beberkan Dasar Pencabutan Status Pandemi Covid-19
Covid-19 Per 5 Juni...
Covid-19 Per 5 Juni 2023, Bertambah 231 Kasus dan 8 Orang Meninggal
Covid-19 Per 8 Mei 2023,...
Covid-19 Per 8 Mei 2023, Bertambah 1.149 Kasus dan 21 Orang Meninggal
Razia Nasional Dimulai:...
Razia Nasional Dimulai: 7 Dosa Pengendara yang Diincar Polisi, Denda hingga Rp1 Juta
Pramono Anung Persilakan...
Pramono Anung Persilakan Perantau Cari Kerja di Jakarta
Ikuti Gelar Pasukan...
Ikuti Gelar Pasukan Jagratara di Bali, Imigrasi Bekasi Tingkatkan Pengawasan pada WNA
Rekomendasi
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
Berita Terkini
Prabowo Terima Pulpen...
Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Dukung Dokter Tifa di...
Dukung Dokter Tifa di PN Jaktim, Roy Suryo Soroti Tersangka yang Dapat Restorative Justice
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved