RI Masuk Daftar Merah Sejumlah Negara, Penanganan Covid-19 dan Diplomasi Jadi Kunci

Minggu, 01 Agustus 2021 - 09:20 WIB
loading...
RI Masuk Daftar Merah...
Perbaikan penanganan Covid-19 dan diplomasi jadi kunci agar Indonesia keluar dari daftar merah sejumlah negara. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penanganan pandemi Covid-19 Indonesia mendapatkan banyak penilaian buruk dari berbagai negara. Hong Kong, Arab Saudi, dan Taiwan menjadi contoh beberapa negara yang memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara merah yang dianggap berbahaya bagi warga mereka. Bahkan, Uni Eropa turut merilis daftar negara zona merah Covid-19 yang mencakup Indonesia di dalamnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Anton Sukartono Suratto berpandangan, pertimbangan sejumlah negara tersebut berimplikasi pada banyaknya urusan eksternal negara Indonesia yang terganggu.

"Jamaah umrah dan haji asal Indonesia sulit masuk ke Saudi. Buruh migran Indonesia juga sulit masuk ke negara-negara yang sebetulnya memerlukan jasa mereka. Peluang bisnis dan beragam bentuk investasi turut terganggu dengan masuknya Indonesia ke daftar negara yang buruk penanganan pandeminya," kata Anton dalam keteranganya dikutip Minggu (1/8/2021). Baca juga: WHO Pastikan Kasus Baru COVID-19 Naik 80% Selama Bulan Juli 2021

Namun demikian, Anton memahami bahwa kebijakan negara-negara tersebut merupakan hak mereka sebagai negara yang berdaulat. Tidak ada satu pun entitas di dunia ini yang bisa mengintervensi kebijakan tersebut. Untuk itu, Anton menegaskan, kunci utama memperbaiki citra Indonesia di mata internasional tentu saja perbaikan kebijakan pengelolaan pandemi secara domestik. Selain itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) juga tak bisa berpangku tangan melihat Indonesia menjadi bulan-bulanan daftar merah dunia internasional. "Yang bisa dilakukan Kemlu adalah memperkuat otot diplomasi," tegasnya.

Menurut Anton, seluruh sumber daya diplomatik yang dimiliki Indonesia yang sudah ditugaskan di berbagai penjuru dunia harus memiliki visi perbaikan citra Indonesia di tengah permasalahan pandemi. Selain itu, sambung dia, perwakilan Indonesia di berbagai forum internasional juga harus memperbaiki strategi komunikasinya agar kepentingan Indonesia bisa disuarakan di platform global tersebut. Baca juga: DPR Desak Pemerintah Hitung Neraca Vaksin Covid-19 Secara Cermat

"Dengan begitu, diharapkan kepentingan Indonesia bisa diraih melalui jalur eksternal sehingga upaya penanganan pandemi di dalam negeri bisa dibantu," tandas Anton. Kiswondari
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Melembagakan ‘Otot’...
Melembagakan ‘Otot’ Diplomasi Prabowo
Memajukan Peran Korsel...
Memajukan Peran Korsel sebagai Kekuatan Diplomatik melalui Diplomasi Pertahanan
Mobil Maung Dibawa ke...
Mobil Maung Dibawa ke KTT ASEAN di Filipina, Seskab: Jadi Simbol Diplomasi Indonesia
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
Presiden Xi Jinping:...
Presiden Xi Jinping: Beijing dan Moskow Harus Saling Membantu
Rekomendasi
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Rendang dan Gulai Masuk...
Rendang dan Gulai Masuk Daftar Rebusan Terenak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved