Gencarkan Lobi, Ini 3 Obat Covid-19 yang Diburu Indonesia di Luar Negeri

Jum'at, 16 Juli 2021 - 19:34 WIB
loading...
Gencarkan Lobi, Ini...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku pemerintah Indonesia tengah memburu tiga obat Covid-19 di luar negeri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia berupaya keras mendatangkan tiga obat Covid-19 dari luar negeri. Namun rencana itu tidak sepenuhnya berjalan mulus karena terkendala suplai global yang ketat.

Ketiga obat terapi Covid-19 tersebut di antaranya Remdesivir, Actemra, dan Gammaraas. "Kami menyadari bahwa ada obat-obatan impor yang memang secara global suplainya sangat ketat," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai mengikuti rapat virtual dengan Presiden, Jumat (16/7/2021).

Obat Remdesivir, kata Budi, diimpor dari negara India, Pakistan dan Cina. "Sekarang itu solusinya kita sudah negosiasi dengan Ibu Menlu dibantu agar India bisa buka kembali keran ekspornya dan sudah mulai masuk 50.000 Minggu ini, dan bertahap 50.000 perminggu," terang Budi. Baca juga: Presiden Jokowi Batalkan Vaksinasi Berbayar

Budi menjelaskan, pemerintah Indonesia juga membuka akses ke Cina agar obat yang mirip Remdesivir bisa dibawa masuk ke Tanah Air. Kemudian obat lainnya yang diburu pemerintah ke luar negeri adalah Actemra. "Ini secar global sangat sulit mendapatkannya, diproduksi perusahaan Roche di Swiss. Kami juga sudah bicara dengan CEO Roche dan memang diakui ada global suplai yang ketat sehingga dengan stok yang ada sekarang masih jauh dari yang kita butuhkan," terang Budi. Baca juga: COVID-19 Terus Melonjak, Jokowi Akui Terjadi Lonjakan Kebutuhan Oksigen Medis

Budi menambahkan, pemerintah juga mencari alternatif obat yang mirip dengan Actemra dari Amerika Serikat. Kebetulan ketika gelombang pertama pandemi Corona, negeri Paman Sam itu memiliki stok obat cukup banyak. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa membawa ke Indoensia obat alternatif yang mirip dengan Actemra," ucapnya.

Tidak hanya itu, kata Budi, Indonesia juga mencari obat Intravenous Immunoglobulin Therapy (IVIG) dengan merk dagang Gammaraas. "Kita juga cari obat yang namanya Gammaraas, itu merek dagang dari kategori obat yang dikenal dengan grup IVIG ada di Cina, kita juga butuh cukup banyak dan sekarang kita sudah bisa mendatangkan 30.000 vial tapi kita butuh lebih banyak dan dibantu Kemlu kita terus melakukan lobi-lobi dengan pemerintah Cina. Jadi tiga obat impor itu yang terus kita kejar agar bisa memenuhi kebutuhan di dalam negeri," kata Budi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
LSP Hukum Kesehatan...
LSP Hukum Kesehatan Indonesia Diresmikan, BNSP: Perkuat Penyelesaian Sengketa Medis
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Rekomendasi
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya...
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya yang Tersisa, Kisah Keluarganya Diduga Jadi Korban Santet Bikin Syok!
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Pengetatan Standar Migrasi...
Pengetatan Standar Migrasi BPA Galon Polikarbonat Dipertanyakan, Pakar: Perlu Ada Studi
Berita Terkini
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved