Kriminalitas Meningkat saat Pandemi Covid-19, Ini Komentar Anggota Komnas HAM

Senin, 20 April 2020 - 19:55 WIB
loading...
Kriminalitas Meningkat...
Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kriminalitas meningkat di tengah pandemi Covid-19 dan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) tinggi. Beberapa yang beraksi adalah narapidana yang dilepas lewat proses asimilasi.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) M Choirul Anam coba berprasangka baik dengan tidak langsung menyimpulkan gara-gara ada PHK massal, lalu kriminalitas tinggi. Itu, menurutnya, sama saja menuduh buruh.

"Ini memang ada kesulitan mengakses ekonomi iya. Kesempatan memungkinkan. Ini yang dalam teori kejahatan selalu terbuka. Mungkin juga soal teman-teman kepolisian lagi konsentrasi penuh kepada penanganan corona sehingga mungkin kata penjahat ini kesempatan," katanya saat dihubungi SINDOnews, Senin (20/4/2020).

Ia menilai perlu membuat klaster kejahatan. Dalam situasi darurat ini, menurutnya, kejahatan yang menyerang kebutuhan pokok dan alat kesehatan dilakukan tindakan pemberatan. Ia mengungkapkan keanehan terkait upaya pencurian sepeda motor di rumah ketika diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pencurian itu tidak berhasil dan pelakunya tidak tertangkap. "Itu ada beberapa titik yang informasinya begitu. Persoalannya, ini lagi PSBB, semua orang lagi di rumah kok berani-beraninya mau mengambil. Itu aneh," ujarnya.

Anam mengatakan, pola seperti itu perlu didalami apakah kejahatan murni atau hanya untuk bikin panik orang saja. "Memang ada kejahatan murni. Kalau karakter residivis itu pencurian dan penjambretan. Itu angkanya paling tinggi di dunia, bukan hanya di Indonesia," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Roy Suryo dan dr Tifa...
Roy Suryo dan dr Tifa Layangkan Surat ke Komnas HAM Senin, Ini Isinya
Komnas HAM: Penyerang...
Komnas HAM: Penyerang Andrie Yunus Pakai Identitas Anak-anak hingga Lansia untuk Samarkan Jejak
Komnas HAM Ungkap 5...
Komnas HAM Ungkap 5 Pelanggaran HAM Aparat Negara di Kasus Andrie Yunus
Komnas HAM: Serangan...
Komnas HAM: Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Terkoordinasi
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Rekomendasi
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Berita Terkini
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Infografis
Solidaritas Antar Anggota...
Solidaritas Antar Anggota Retak, Ini 3 Tanda Kehancuran NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved