Opsi Lockdown DKI dan Sekitarnya, DPR: Perlu Pembahasan Mendalam

Senin, 21 Juni 2021 - 14:46 WIB
loading...
Opsi Lockdown DKI dan...
Wakil Ketua Komisi IX DPR Emmanuel Melkiades Laka Lena mengatakan opsi lockdown untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tersebut perlu dibahas mendalam. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia mengalami lonjakan kasus Covid-19 selama beberapa pekan terkahir, terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya. BOR rumah sakit (RS) dan tempat isolasi seperti Wisma Atlet Kemayoran juga hampir penuh dan terancam tak bisa menampung pasien. Opsi lockdown atau karantina wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pun mengemuka di publik.

Menanggapi opsi tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR Emmanuel Melkiades Laka Lena mengatakan opsi tersebut perlu dibahas mendalam. Serta dicari antisipasi dari berbagai kemungkinan yang terjadi. "Perlu pembahasan mendalam antisipasi berbagai hal," kata Melki saat dihubungi, Senin (21/6/2021).

Namun, Melki menyarankan, perlunya pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) ketat di semua daerah dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di level RT/RW, dusun, kampung, desa dan kelurahan. "Pembatasan kembali dilakukan secara lebih disiplin dan tanpa kompromi dalam beberapa waktu ke depan," pintanya. Baca juga: Mencengangkan, Data Kasus Corona di Sejumlah Daerah Mengkhawatirkan

Mengenai fasilitas publik dan transportasi publik, Ketua DPP Partai Golkar ini melihat, bahwa fasilitas publik perlu dibatasi secara ketat dalam situasi dan kondisi saat ini, guna mengurangi keramaian dan berkumpulnya banyak orang dalam waktu yang lama di suatu tempat. "Pertemuan dan acara dalam bentuk daring diutamakan daripada tatap muka," ujar Melki.

Selain itu, legislator Dapil Nusa Tenggara Timur (NTT) I ini juga mengingatkan kembali pentingnya memperbanyak testing dan tracing, sehingga peta sebaran Covid-19 tergambar. Kapasitas RT/RW, desa, dusun atau kelurahan juga perlu diperketat dalam melakukan testing, tracing dan isolasi mandiri untuk masyarakat terkonfirmasi positif kategori ringan atau OTG. Baca juga: Vaksin Teruji Mampu Beri Perlindungan Terhadap Varian Baru

Serta, sambung dia, memperkuat konsolidasi tenaga kesehatan (nakes) dan fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas dan klinik), RS rujukan Covid maupun tempat isolasi terpusat di level kecamatan atau kabupaten dalam berbagi tugas dan tanggungjawab dalam menangani lonjakan kasus di masing-masing daerah.

"Antardaerah atau antar RS perlu saling dukung bersama asosiasi kesehatan setempat juga sekolah kesehatan untuk siapkan tenaga pendukung apabila ada daerah tertentu yang kategori merah atau bahkan hitam, karena kasusnya melonjak tinggi," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Rekomendasi
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Berita Terkini
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved