Bantah Anggapan RS Mengcovidkan Pasien, PERSI: Kalaupun Ada Itu Oknum
Minggu, 20 Juni 2021 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi masyarakat jangan juga merasa bahwa oh kalau memang diagnosa COVID-19 itu pasti akan diklaim oleh RS sebagai pasien COVID-19. Itu juga belum tentu. Dan tentunya kami mengimbau sama-sama kita menaruh kepercayaan bahwa dokter akan mengobati sesuai kondisi pasien,” jelasnya.
Dia mengaku memang ada satu kendala pada saat awal diagnosa yang membutuhkan waktu yang lama. Utamanya untuk RS sakit dengan fasilitas yang tak lengkap. Sementara RS besar tentu hasilnya akan lebih cepat.
“Nah kemudian satu lagi saya sampaikan bahwa yang namanya pemeriksaan laboratorium akan tergantung dari individu. Jadi tidak misalnya satu orang diperiksa hari ini negatif, kemudian satu minggu kemudian dia negatif. Bahkan itu bisa ada satu proses dimana replikasi virus itu membutuhkan waktu. Bisa saja ada gejala tapi memang belum terdeteksi oleh alat diagnostic-nya,” paparnya. Baca juga: COVID-19 Menggila, Petugas Gabungan Bubarkan Paksa Pesta Pernikahan Anak Kepala Dusun
“Nah ini memang yang harus betul kita perhatikan. Banyak hal yang bisa menyebabkan hasil diagnostic ini punya satu kekurangan. Jadi ada satu kekurangan bahwa mungkin saja tidak ditemukan pada saat itu tapi bisa ditemukan pada saat yang lain atau sebaliknya,” sambungnya.
Dia mengaku memang ada satu kendala pada saat awal diagnosa yang membutuhkan waktu yang lama. Utamanya untuk RS sakit dengan fasilitas yang tak lengkap. Sementara RS besar tentu hasilnya akan lebih cepat.
“Nah kemudian satu lagi saya sampaikan bahwa yang namanya pemeriksaan laboratorium akan tergantung dari individu. Jadi tidak misalnya satu orang diperiksa hari ini negatif, kemudian satu minggu kemudian dia negatif. Bahkan itu bisa ada satu proses dimana replikasi virus itu membutuhkan waktu. Bisa saja ada gejala tapi memang belum terdeteksi oleh alat diagnostic-nya,” paparnya. Baca juga: COVID-19 Menggila, Petugas Gabungan Bubarkan Paksa Pesta Pernikahan Anak Kepala Dusun
“Nah ini memang yang harus betul kita perhatikan. Banyak hal yang bisa menyebabkan hasil diagnostic ini punya satu kekurangan. Jadi ada satu kekurangan bahwa mungkin saja tidak ditemukan pada saat itu tapi bisa ditemukan pada saat yang lain atau sebaliknya,” sambungnya.
(kri)
Lihat Juga :