Imbal Hasil Obligasi

Selasa, 08 Juni 2021 - 01:25 WIB
loading...
Imbal Hasil Obligasi
Imbal Hasil Obligasi
A A A
Candra Fajri Ananda Ph.D
Staf Khusus Kementerian Keuangan RI

Pembangunan secara sederhana bisa difahami sebagai suatu proses perubahan yang berlangsung terus menerus dan berkesinambungan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Guna merealisasikan tujuan tersebut maka diperlukan pembiayaan dan anggaran yang cukup. Penerimaan negara tentu menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan, dimana pajak masih menjadi sumber penerimaan yang dominan dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Di Indonesia sendiri lebih dari 80% penerimaan Negara Republik Indonesia berasal dari pajak.

Dalam masa pandemi, tahun 2020, penerimaan pajak Indonesia mengalami penurunan yang signifikan, dikarenakan melemahnya kegiatan perekonomian di berbagai sektor. Data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa penerimaan pajak mengalami penurunan hingga 19,7% dari tahun 2019 sebesar Rp1,332,7 triliun menjadi Rp1.070 triliun pada 2020. Penurunan penerimaan negara di masa pandemi ini, memang terjadi dimana-mana di dunia. Diluar sektor kesehatan dan teknologi informasi, seluruh sektor ekonomi mengalami kontraksi yang sangat dalam.

Di sisi lain, pandemi memaksa pemerintah mengambil alih hampir sebagian besar perlindungan dan mendorong sektor-sektor ekonomi tetap bertahan dan tumbuh walaupun berat. Dalam situasi yang seperti itu, pemerintah harus menaikkan belanja pemerintah, mengingat pemerintah perlu menjaga penurunan sektor ekonomi tidak boleh terlalu dalam, termasuk menjaga kondisi sosial ekonomi masyarakat untuk tetap memiliki pendapatan dan mampu berbelanja. Dari berbagai simulasi yang dilakukan oleh lembaga independent, diperkirakan pandemi ini akan berlangsung 2 – 4 tahun, bahkan ada yang menyatakan lebih lama. Hal yang pasti sama adalah penemuan vaksin atas covid-19 ini adalah kunci percepatan pemulihan. Untuk yang ini, bisa dikatakan berbagai Lembaga tersebut sepakat sama.

Secara umum, pemerintah mengambil kebiajakan fiskal yang contra cyclical, di mana pemerintah melalui belanja yang lebih besar berusaha “menahan” penurunan tren perekonomian. Risiko ini menjadi sebuah keniscayaan yang harus diambil pemerintah mengingat sektor swasta maupun investasi terhenti karena pandemi. Pemerintah membuka ruang fiskal yang lebih besar untuk membiayai berbagai program penanggulangan pandemi Covid 19 serta dampak sistemiknya. Program penanggulangan efek pandemi Covid 19 mengakibatkan pos belanja negara membengkak dari kondisi normal. Defisit APBN pada tahun 2020 melambung menjadi Rp1.039,2 triliun atau sama dengan 6,34% dari PDB. Hal yang sama juga terjadi pada tahun 2021. Meskipun tidak setinggi defisit pada tahun 2020, pada tahun 2021 defisit APBN mencapai 5,70% terhadap PDB atau sebesar Rp 1.006,4 triliun. Oleh sebab itu, menjadi hal yang sangat dapat dipahami jika pemerintah mengambil opsi penambahan utang untuk menutupi defisit APBN karena disaat yang sama penerimaan pajak mengalami tekanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Restitusi PPN Tambang...
Restitusi PPN Tambang Puluhan Triliun: Urgensi Perppu Selamatkan Penerimaan Negara
Mantan GM Sebut Direktur...
Mantan GM Sebut Direktur CMNP Beri Mandat ke Bhakti Investama untuk Jual Surat Obligasi dan MTN
Kapolri Tunjuk Novel...
Kapolri Tunjuk Novel Baswedan sebagai Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara
Pentingnya Kreativitas...
Pentingnya Kreativitas Pembiayaan
APBN dan Janji Politik
APBN dan Janji Politik
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
Pakai AI, Purbaya Beberkan...
Pakai AI, Purbaya Beberkan Modus Under Invoicing Ekspor CPO dan Batu Bara
Rekomendasi
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Hasil Quick Count Pilkada...
Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024, Siapa Pemenangnya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved