Survei University of Maryland: 80,8% Orang Indonesia Bersedia Divaksin COVID-19
Rabu, 12 Mei 2021 - 11:23 WIB
loading...
Survei ini dilaksanakan oleh University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook menunjukkan sebanyak 80,8% bersedia menerima vaksin COVID-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan hasil laporan survei yang memaparkan tingkat kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dan tingkat kesediaan masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi COVID-19 .
Survei ini dilaksanakan oleh University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook. Survei yang dilakukan pada 10 Januari hingga 31 Maret 2021 ini menunjukkan kabar yang menggembirakan. Sebanyak 80,8% bersedia menerima vaksin COVID-19. Baca juga: Kemenkes Umumkan Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Saat Lebaran Libur
"Data yang akurat sangat penting dalam upaya penanggulangan COVID-19 dan formulasi kebijakan yang tepat untuk vaksin COVID-19. Karenanya kami sangat senang melihat laporan yang positif dari COVID-19 Symptom Survey yang menyatakan bahwa keraguan masyarakat untuk mendapatkan vaksin telah menurun dari 28,6% menjadi 19,2% selama periode Januari-Maret 2021 ini," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi dalam rilisnya, Rabu (12/5/2021).
"Hal ini menunjukkan bahwa program kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin ini berjalan dengan baik dan semakin tinggi pula motivasi masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penularan COVID-19," sambung Oscar.
COVID-19 Symptom Survey ini dijalankan oleh Program Gabungan Metodologi Survei University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook. Pengumpulan data survei dilakukan oleh University of Maryland dengan mengedepankan dan menjaga privasi semua responden. Selain responden dari Indonesia, orang-orang dari 200 negara dan negara bagian juga turut berpartisipasi dalam survei yang dilakukan diluar platform Facebook ini.
Survei ini dilaksanakan oleh University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook. Survei yang dilakukan pada 10 Januari hingga 31 Maret 2021 ini menunjukkan kabar yang menggembirakan. Sebanyak 80,8% bersedia menerima vaksin COVID-19. Baca juga: Kemenkes Umumkan Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Saat Lebaran Libur
"Data yang akurat sangat penting dalam upaya penanggulangan COVID-19 dan formulasi kebijakan yang tepat untuk vaksin COVID-19. Karenanya kami sangat senang melihat laporan yang positif dari COVID-19 Symptom Survey yang menyatakan bahwa keraguan masyarakat untuk mendapatkan vaksin telah menurun dari 28,6% menjadi 19,2% selama periode Januari-Maret 2021 ini," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi dalam rilisnya, Rabu (12/5/2021).
"Hal ini menunjukkan bahwa program kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin ini berjalan dengan baik dan semakin tinggi pula motivasi masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penularan COVID-19," sambung Oscar.
COVID-19 Symptom Survey ini dijalankan oleh Program Gabungan Metodologi Survei University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook. Pengumpulan data survei dilakukan oleh University of Maryland dengan mengedepankan dan menjaga privasi semua responden. Selain responden dari Indonesia, orang-orang dari 200 negara dan negara bagian juga turut berpartisipasi dalam survei yang dilakukan diluar platform Facebook ini.
Lihat Juga :