Pemuda Penanda Zaman

Kamis, 06 Mei 2021 - 05:16 WIB
loading...
A A A
Negarawan merujuk pada Plato adalah merupakan kebijaksanaan yang melahirkan kebajikan dari seorang ahli yang mampu menerjemahkan pengetahuan tentang negara dalam suatu ikhtiar menegakkan keadilan, kehormatan dan martabat manusia. Berani menghadapi kematian dengan kesederhanaan yang dapat merangkul segenap teman-teman kebajikan.

Teladan hikmah dari Timur juga bisa ditelusuri dari inspirator negara utama yaitu Al-Farabi. Negara dalam pandangannya harus memiliki tujuan utama yakni kebahagiaan. Karena itu negara harus dipimpin oleh orang yang jujur, amanah, cerdas dan mampu menyampaikan kabar dengan baik dan benar meskipun pahit. Tentu masih banyak pencerahan dari inspirator-inspirator lain yang tidak bisa disebutkan satu-persatu.

Seorang pemuda musti mengerti akan konsep negarawan sebagai suatu pengetahuan yang perlu dijadikan sumber referensi dalam setiap gerak sosialnya. Sehingga pemuda dalam ruang publik dapat mendefinisikan dan merumuskan arah politik sebagai tujuan kebahagiaan untuk mengelola keragaman cara pandang dan kepentingan yang majemuk.

Bahkan merebut ruang publik juga menjadi sebuah keniscayaan seorang pemuda meski harus berhadapan dengan masalah dan konsensus sosial yang ada. Namun demikian bukan berarti tunduk pada suatu kekuasaan politik, dan lebih jauh lagi ikut andil dalam diskursus yang praktis.

Pemuda memahami diskursus praktis dengan prosedur komunikasi yang mempertimbangkan umpan-balik sebagai kepatuhan dan konsensus bersama. Prasyaratnya menurut Habermas dalam (Menuju Masyarakat Komunikatif, F. Budi Hardiman: 1993), yang perlu dikantongi oleh para pemuda adalah mengimplementasikan idealisme komunikasi. Menurutnya, idealisasi ini merupakan proses komunikasi yang dibangun berdasarkan tujuan sebagai diskursus praktis. Maka diskursus ini memerlukan pola komunikasi yang baik berdasarkan proses yang mensyaratkan berlakunya prosedur komunikasi.

Disamping itu agar mencapai konsensus rasional, maka komunikasi itu harus terlaksana secara inklusif, egaliter dan bebas-dominasi. Penggunanaan bahasa komunikasi yang disepakati bersama secara konsisten akan menampilkan diskursus yang logis dan bergizi. Sejalan dengan itu, akses untuk memperoleh kesempatan yang sama, komunikasi yang diimplementasikan tidak berat sebelah, bahkan menghindari untuk menganggap pribadi-pribadi lainnya hanya sebatas sarana komunikasi.

Dalam kesempatan yang sama, di tengah diskursus komunikasi tersebut mensyaratkan adanya aturan-aturan yang perlu disepakati bersama sehingga tidak ada tekanan dan diskriminasi yang pada akhirnya ada upaya mengamankan proses idealisasi komunikasi itu dengan argumen yang sehat tanpa harus memaksa dan mendangkalkan peran orang lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Rekomendasi
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
Berita Terkini
KPK Panggil Sekda dan...
KPK Panggil Sekda dan Anggota DPRD terkait Kasus Bupati Muara Enim
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK di Kasus Gratifikasi
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Infografis
Tanda-tanda Kiamat yang...
Tanda-tanda Kiamat yang Akan Mengejutkan Dunia di Akhir Zaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved