Menakar Peluang Dua Unicorn Bersatu

Rabu, 28 April 2021 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), IPO memberi manfaat yang besar bagi perusahaan. Di antaranya adalah untuk memperoleh sumber pendanaan baru sebagai sarana pendanaan jangka panjang (digunakan untuk membiayai pertumbuhan perusahaan, membayar utang, membayar akuisisi, diinvestasikan kembali, dan meningkatkan nilai ekuitas perusahaan), meningkatkan nilai perusahaan (pemberian pinjaman akan lebih mudah dikarenakan credit risk perusahaan yang terbuka), meningkatkan kemampuan perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usaha, dan adanya insentif pajak sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 56 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2013 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka di mana wajib pajak badan dalam negeri yang berbentuk perseroan terbuka akan memperoleh penurunan tarif pajak penghasilan sebesar 5% lebih rendah dengan beberapa syarat tertentu.

Namun IPO juga akan mengalami potensi kegagalan apabila rilis laporan kinerja finansial suatu perusahaan mengalami penurunan yang akan mengakibatkan investor institusional memutuskan untuk mundur. Dengan keadaan tersebut, investor ritel yang akan menanggung kerugiannya. Selanjutnya Chemmanur dan Paeglis melalui penelitiannya menyatakan bahwa ukuran perusahaan akan menentukan gagal atau tidaknya IPO. Total aset adalah indikator untuk mengukur skala perusahaan, total aset yang tinggi akan berimplikasi pada manajemen yang bereputasi dan memiliki kualitas sehingga akan meningkatkan kinerja harga saham post-IPO dan kinerja operasional. Selain itu tingkat ketidakpastian perusahaan berskala besar secara jangka panjang pada umumnya rendah.

Pada 2019 lalu Lyft Inc, perusahaan ride-hailing pertama di Amerika Serikat yang melantai di bursa saham New York, berhasil mengumpulkan IPO sebanyak USD2,34 miliar. Tapi sayangnya Reuters melaporkan bahwa saham Lyft Inc menyusut pasca-IPO dikarenakan Uber, kompetitornya, juga akan melakukan IPO dalam waktu dekat. Selain itu analis KeyBank menyatakan bahwa merosotnya saham Lyft Inc juga disebabkan kurangnya profitabilitas dengan melihat catatan Lyft Inc yang mengalami kerugian sebesar USD911 juta pada tahun 2018.

Jika gabungan antara Gojek dan Tokopedia dilanjutkan dengan IPO, hal itu akan memberi investor global kesempatan lain untuk bertaruh di salah satu ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Isu merger ini akan mengarahkan Gojek dan Tokopedia untuk menawarkan saham perdana atau IPO di mana kedua perusahaan tersebut akan menduduki peringkat ketiga kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Jika merger ini benar terjadi, IPO yang akan dilakukan akan menuju kesuksesan dengan menarik banyak dana investor asing untuk masuk ke pasar saham Indonesia dan menciptakan entitas yang kuat dan bernilai yang akan menarik para investor baru.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Peran Strategis Ekosistem...
Peran Strategis Ekosistem Aplikasi Meningkatkan Daya Saing UMKM Digital
Bantu IKM, Kemenperin...
Bantu IKM, Kemenperin Luncurkan Startup4Industry Investment Summit 2024
DJKI Gandeng Tokopedia...
DJKI Gandeng Tokopedia Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk MPIG Kopi Sukapura Jawa Barat
Kemenkominfo Fasilitasi...
Kemenkominfo Fasilitasi Startup Ikuti Hannover Messe 2023
PHK Massal Hantui Pekerja,...
PHK Massal Hantui Pekerja, Menko PMK Bicara Beban Ganda Generasi Sandwich
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
Rekomendasi
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Mau Berkunjung ke Dufan...
Mau Berkunjung ke Dufan Ancol? Ini Rekomendasi Wahana Ekstrem sampai Ramah Anak
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
Bertemu Panglima TNI,...
Bertemu Panglima TNI, Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Infografis
Inggris, Italia, Jepang...
Inggris, Italia, Jepang Bersatu Ciptakan Jet Tempur Generasi Ke-6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved