Darurat Covid-19, Indonesia Perlu Tutup Pintu Masuk Kedatangan WNA dari India

Jum'at, 23 April 2021 - 14:31 WIB
loading...
Darurat Covid-19, Indonesia...
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Anas Thahir mengatakan melonjaknya kasus Covid-19 di India harus menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta untuk menutup pintu masuk bagi negara-negara risiko tinggi penyebaran Covid-19, terutama negara India. Di India kini terjadi tsunami Covid-19.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Anas Thahir mengatakan melonjaknya kasus Covid-19 di India harus menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Apalagi, kata dia, ditengarai banyak warga negara asing (WNA) India dan WNI yang memasuki wilayah Republik Indonesia di saat tsunami Covid-19 sedang terjadi di India. Baca juga: MUI Minta Indonesia Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 di India

"Indonesia harus ketat menutup pintu masuk dari jalur negara-negara risiko tinggi penyebaran Covid-19, terutama negara India yang saat ini sedang berada di puncak wabah," kata Anas Thahir kepada SINDOnews, Jumat (23/4/2021).
Baca juga: Covid-19 di India Mengganas, Menkes: Ini Pelajaran bagi Kita

Menurut legislator asal daerah pemilihan Jawa Timur III ini, perlakuan khusus perlu diterapkan bagi setiap pendatang ke Indonesia, khususnya WNA India. "Agar Indonesia tidak mengalami masalah yang sama," ungkapnya.

Apalagi, lanjut dia, penyebaran Covid-19 ini sangat cepat dan mungkin muncul jenis-jenis baru hasil mutasi virus berbahaya tersebut. "Pemerintah Indonesia harus waspada pada setiap kemungkinan penyebaran virus, mengingat masih sulit untuk memprediksi penyebaran berikutnya," ujarnya.

Dia melanjutkan, Indonesia tidak boleh lengah sedikitpun. Maka selain melakukan pembatasan sosial di dalam negeri, kata dia, pemerintah juga harus bertindak cepat, tegas dan antisipatif terhadap arus keluar masuk WNA atau WNI yang melakukan perjalanan antar negara. Agar seluruh rakyat Indonesia benar-benar bisa terlindungi dari kemungkinan munculnya ancaman gelombang baru Covid-19," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Ria Ricis Ajak Moana...
Ria Ricis Ajak Moana Berenang di Laut, Warganet Khawatir
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
WHO Cabut Status Covid-19...
WHO Cabut Status Covid-19 sebagai Darurat Kesehatan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved