BPIP dan Seniman Indonesia Care Lanjutkan Sosialisasi Kebangsaan
Rabu, 21 April 2021 - 11:39 WIB
loading...
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menggelar diskusi dengan Komunitas Seniman Musik dan Praktisi Seni Peduli Kebangsaan (Indonesia Care) di Jakarta, Selasa (20/4/2021).
A
A
A
JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar diskusi dengan Komunitas Seniman Musik dan Praktisi Seni Peduli Kebangsaan (Indonesia Care) di Jakarta, Selasa (20/4/2021).
Acara santai yang dihadiri jajaran BPIP, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung, dan sejumlah musisi itu membahas kelanjutan pembumian Pancasila melalui berbagai program musik dan seni.
"Saya mengenal mereka sebagai musisi idealis. Musik jadi alat menyampaikan pesan positif. Mereka punya produk dan misi yang sama dengan BPIP," ujarnya, usai diskusi.
Politisi Golkar ini menjelaskan, misi BPIP adalah mengarusutamakan Pancasila jadi bagian nilai ke-Indonesia-an. Selaras dengan para seniman yang ingin musik jadi gerakan membangun peradaban. "Mereka ada Pay, Steven, Ari Lasso, Yuke, Dul Jaelani dan banyak lagi. Yang paling penting itu para musisi dengan komitmen kebangsaan," katanya.
Salah seorang Founder Indonesia Care, Tatang Wahyudi, menyebut, pihaknya punya pikiran menyosialisasikan soal kebudayaan, kebangsaan, nasionalisme. "Jadi ada persamaan dengan BPIP. Akhirnya kita berdiskusi, dan ada banyak kerja sama kan," tuturnya.
Acara santai yang dihadiri jajaran BPIP, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung, dan sejumlah musisi itu membahas kelanjutan pembumian Pancasila melalui berbagai program musik dan seni.
"Saya mengenal mereka sebagai musisi idealis. Musik jadi alat menyampaikan pesan positif. Mereka punya produk dan misi yang sama dengan BPIP," ujarnya, usai diskusi.
Politisi Golkar ini menjelaskan, misi BPIP adalah mengarusutamakan Pancasila jadi bagian nilai ke-Indonesia-an. Selaras dengan para seniman yang ingin musik jadi gerakan membangun peradaban. "Mereka ada Pay, Steven, Ari Lasso, Yuke, Dul Jaelani dan banyak lagi. Yang paling penting itu para musisi dengan komitmen kebangsaan," katanya.
Salah seorang Founder Indonesia Care, Tatang Wahyudi, menyebut, pihaknya punya pikiran menyosialisasikan soal kebudayaan, kebangsaan, nasionalisme. "Jadi ada persamaan dengan BPIP. Akhirnya kita berdiskusi, dan ada banyak kerja sama kan," tuturnya.
Lihat Juga :