Antisipasi Corona, Sandiaga Dorong Penerapan CHSE di Situs Wisata Religi
Senin, 19 April 2021 - 12:46 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, tren wisata seperti wisata religi harus mampu menyesuaikan dengan panduan yang sudah ditetapkan. Foto/Twitter/Sandiuno
A
A
A
JAKARTA - Cara masyarakat dalam berwisata religi atau berziarah sebelum pandemi virus Corona (Covid-19), dinilai sangat berisiko. Wisata religi identik dengan kujungan yang membeludak hingga tidak menjaga jarak. Sementara di masa pandemi ini, mobilitas hingga jarak seseorang harus dibatasi.
Baca juga: Sandiaga Tekankan Pentingnya Menjaga Kearifan Lokal Suatu Daerah
"Sangat berisiko," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).
Sadiaga mengatakan, tren wisata ke depan seperti wisata religi harus mampu menyesuaikan dengan panduan yang sudah ditetapkan dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, termasuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.
Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Industri Otomotif dan Pariwisata Harus Bersinergi untuk Ekonomi
Baca juga: Sandiaga Tekankan Pentingnya Menjaga Kearifan Lokal Suatu Daerah
"Sangat berisiko," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).
Sadiaga mengatakan, tren wisata ke depan seperti wisata religi harus mampu menyesuaikan dengan panduan yang sudah ditetapkan dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, termasuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.
Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Industri Otomotif dan Pariwisata Harus Bersinergi untuk Ekonomi
Lihat Juga :