Promosikan Borobudur, Kemenag Dorong Wisata Religi Umat Buddha Indonesia dan Dunia
Kamis, 17 Oktober 2024 - 16:22 WIB
loading...
Ditjen Bimas Buddha Kemenag terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi pelayanan keagamaan di Candi Borobudur. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama ( Kemenag ) terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi pelayanan keagamaan di Candi Borobudur. Langkah itu merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam upaya mendukung program pemerintah Joko Widodo (Jokowi).
Diawali dari kebijakan pemerintah terkait Program Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), dan ditandatanganinya Nota Kesepahaman Pemanfaatan Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon untuk Kepentingan Agama Umat Buddha Indonesia dan Dunia 2022.
Ditjen Bimas Buddha secara masif terus melakukan kegiatan keagamaan dan mempromosikan Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Pawon, dan Candi Sewu, sebagai Wisata Religi Umat Buddha Indonesia dan dunia.
Baca juga: Selama 19 Tahun Bimas Buddha Kemenag Dirikan 49 Dhammasekha
“Setelah terbitnya nota Kesepahaman yang ditandatangani lima menteri dan dua Gubernur, Ditjen Bimas Buddha secara masif terus melalukan koordinasi dengan stakeholders dalam upaya melayani umat Buddha dalam melaksanakan kegiatan keagamaan,” jelas Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi di Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Diawali dari kebijakan pemerintah terkait Program Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), dan ditandatanganinya Nota Kesepahaman Pemanfaatan Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon untuk Kepentingan Agama Umat Buddha Indonesia dan Dunia 2022.
Ditjen Bimas Buddha secara masif terus melakukan kegiatan keagamaan dan mempromosikan Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Pawon, dan Candi Sewu, sebagai Wisata Religi Umat Buddha Indonesia dan dunia.
Baca juga: Selama 19 Tahun Bimas Buddha Kemenag Dirikan 49 Dhammasekha
“Setelah terbitnya nota Kesepahaman yang ditandatangani lima menteri dan dua Gubernur, Ditjen Bimas Buddha secara masif terus melalukan koordinasi dengan stakeholders dalam upaya melayani umat Buddha dalam melaksanakan kegiatan keagamaan,” jelas Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi di Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Lihat Juga :