Propam Polri Bikin Aplikasi Pelaporan, Sahroni: Transparansi Jadi Kunci Perbaikan
Rabu, 14 April 2021 - 21:30 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri telah menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) di gedung Raputama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Dalam Rakernis yang digelar Selasa 13 April 2021, Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menyampaikan permintaan maafnya kepada Kapolri karena telah terjadi peningkatan jumlah pelanggaran aturan oleh anggota kepolisian di lapangan.
Sambo menagatakan untuk menekan angka pelanggaran ini, pihaknya membuka pengaduan online dan akan bekerja sama dengan akademisi untuk meneliti penyebab pelanggaran, sambil merancang penanganan yang tepat.
Menanggapi kebijakan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyampaikan apresiasinya. Menurut Sahroni, Propam telah berperan secara proaktif menekan angka pelanggaran aturan yang dilakukan oleh polisi di lapangan.
“Ini justru oke banget. Pak Sambo tahu bahwa memang pelanggaran aturan oleh polisi tinggi. Jadi beliau mencari segala cara demi menekan angka pelanggaran itu. Kemarin juga Pak Sambo menjelaskan banyak sekali upaya penanganan yang akan dilakukan, mulai dari aduan langsung oleh masyarakat, hingga melibatkan akademisi. Ini adalah upaya-upaya menyeluruh yang patut diacungi jempol,” tutur Sahroni, Rabu (14/4/2021).Baca juga: Demokrat: Terima Kasih Respons Cepat dari Propam Polri
Menurut dia, kesadaran untuk meningkatkan kinerja adalah hal penting dan patut menjadi contoh bagi institusi lainnya di kepolisian. Menurutnya, hal ini penting untuk terus meningkatkan pelayanan di masyarakat.”
Sambo menagatakan untuk menekan angka pelanggaran ini, pihaknya membuka pengaduan online dan akan bekerja sama dengan akademisi untuk meneliti penyebab pelanggaran, sambil merancang penanganan yang tepat.
Menanggapi kebijakan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyampaikan apresiasinya. Menurut Sahroni, Propam telah berperan secara proaktif menekan angka pelanggaran aturan yang dilakukan oleh polisi di lapangan.
“Ini justru oke banget. Pak Sambo tahu bahwa memang pelanggaran aturan oleh polisi tinggi. Jadi beliau mencari segala cara demi menekan angka pelanggaran itu. Kemarin juga Pak Sambo menjelaskan banyak sekali upaya penanganan yang akan dilakukan, mulai dari aduan langsung oleh masyarakat, hingga melibatkan akademisi. Ini adalah upaya-upaya menyeluruh yang patut diacungi jempol,” tutur Sahroni, Rabu (14/4/2021).Baca juga: Demokrat: Terima Kasih Respons Cepat dari Propam Polri
Menurut dia, kesadaran untuk meningkatkan kinerja adalah hal penting dan patut menjadi contoh bagi institusi lainnya di kepolisian. Menurutnya, hal ini penting untuk terus meningkatkan pelayanan di masyarakat.”
Lihat Juga :