Kendalikan Harga Bahan Pokok
Kamis, 15 April 2021 - 06:35 WIB
loading...
Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di pasaran mulai merangkak naik beberapa hari memasuki Ramadan 2021. (Ilustrasi: SINDOnews/Wawan Bastian)
A
A
A
HARGA sejumlah barang kebutuhan pokok merangkak naik beberapa hari menjelang Ramadan 2021. Salah satu kenaikan terjadi pada cabai rawit, bawang, daging, hingga telur ayam. Sepekan belakangan harga cabai rawit semakin pedas. Harga bahan kebutuhan pokok lain pun cenderung naik meskipun dengan nilai tak terlalu besar.
Stabilitas harga barang kebutuhan pokok sulit dikendalikan oleh pemerintah pada hari-hari besar seperti Ramadan, Idulfitri, dan hari keagamaan lainnya. Jika inflasi hanya terjadi periodik atau pada masa tertentu, masyarakat yang menjadi konsumen mungkin tidak akan terbebani. Tetapi, jika inflasi terjadi secara terus menerus, tentu sangat meresahkan.
Pemerintah bersama instansi terkait harus melakukan identifikasi ketersediaan stok barang menjelang hari-hari besar sehingga penyumbatan di beberapa sektor penyaluran barang kepada konsumen dapat dicegah. Pemerintah juga perlu memantau harga secara nasional di setiap daerah secara berkala. Selain itu, pemerintah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap barang-barang yang beredar di kalangan masyarakat.
Pengamanan situasi juga penting untuk dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga kestabilan harga barang dalam ekosistem distribusi secara nasional. Banyaknya barang- ilegal juga dapat mengganggu kestabilan harga barang terutama barang-barang impor di pasar nasional. Pemerintah harus membentuk tim untuk melakukan survei secara berkala ke pasar-pasar.
Kebijakan, regulasi, dan lainnya harus dijalankan secara konsisten agar hasilnya bisa dicapai. Masyarakat juga harus berperan dalam menjaga kestabilan harga barang agar tidak muncul oknum-oknum yang memengaruhi kestabilan sistem ekonomi nasional yang dikenal dengan sebutan kartel. Kartel merupakan gabungan beberapa produsen yang menimbun barang dalam rangka menguasai pasar. Pelaku kartel akan memainkan harga dengan cara menimbun banyak hasil panen hingga stok di pasar menipis, kemudian mematok harga tinggi untuk meraup untung. Ini memang cara kotor untuk mendapat keuntungan. Namun, praktik seperti ini masih sering dijumpai bahkan di negara-negara maju sekalipun.
Stabilitas harga barang kebutuhan pokok sulit dikendalikan oleh pemerintah pada hari-hari besar seperti Ramadan, Idulfitri, dan hari keagamaan lainnya. Jika inflasi hanya terjadi periodik atau pada masa tertentu, masyarakat yang menjadi konsumen mungkin tidak akan terbebani. Tetapi, jika inflasi terjadi secara terus menerus, tentu sangat meresahkan.
Pemerintah bersama instansi terkait harus melakukan identifikasi ketersediaan stok barang menjelang hari-hari besar sehingga penyumbatan di beberapa sektor penyaluran barang kepada konsumen dapat dicegah. Pemerintah juga perlu memantau harga secara nasional di setiap daerah secara berkala. Selain itu, pemerintah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap barang-barang yang beredar di kalangan masyarakat.
Pengamanan situasi juga penting untuk dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga kestabilan harga barang dalam ekosistem distribusi secara nasional. Banyaknya barang- ilegal juga dapat mengganggu kestabilan harga barang terutama barang-barang impor di pasar nasional. Pemerintah harus membentuk tim untuk melakukan survei secara berkala ke pasar-pasar.
Kebijakan, regulasi, dan lainnya harus dijalankan secara konsisten agar hasilnya bisa dicapai. Masyarakat juga harus berperan dalam menjaga kestabilan harga barang agar tidak muncul oknum-oknum yang memengaruhi kestabilan sistem ekonomi nasional yang dikenal dengan sebutan kartel. Kartel merupakan gabungan beberapa produsen yang menimbun barang dalam rangka menguasai pasar. Pelaku kartel akan memainkan harga dengan cara menimbun banyak hasil panen hingga stok di pasar menipis, kemudian mematok harga tinggi untuk meraup untung. Ini memang cara kotor untuk mendapat keuntungan. Namun, praktik seperti ini masih sering dijumpai bahkan di negara-negara maju sekalipun.
Lihat Juga :