Antara Pengembangan 'Passion' dan Keterbatasan Pilihan dalam Dunia Kerja

Rabu, 14 April 2021 - 06:00 WIB
loading...
Antara Pengembangan...
Muhamad Ali (Foto: Istimewa)
A A A
Muhamad Ali
Pemerhati Human Capital Management

ADA suatu ungkapan yang sangat penting untuk menggambarkan bagaimana seseorang harus menjalani hidup dan karier mereka, ari ketika ia masuk ke dunia kerja sampai puluhan tahun berikutnya. “Do what you have to do before you do what you want to do.” Kerjakan apa yang harus kamu kerjakan sebelum kamu bisa mengerjakan yang kamu inginkan.

Pada awal karier banyak orang tidak memiliki keleluasaan untuk dapat melakukan segala hal yang ia inginkan. Para pekerja atau pegawai di awal-awal karier mereka di dalam organisasi, mau tidak mau harus tunduk pada apa yang diperintahkan atau ditugaskan oleh atasannya langsung, atau oleh pimpinan dalam unit organisasinya.

Mereka juga tidak memiliki keleluasaan untuk mendelegasikan tugas-tugas atau pekerjaan yang mereka terima, karena belum tentu mereka memiliki anak buah yang dapat diminta membantu tugas-tugas tersebut. Jangankan anak buah, bahkan kadang-kadang para pekerja di awal-awal karier mereka juga dibatasi oleh ketiadaan teman, sekadar untuk berdiskusi dan meminta pendapat.

Karena itu, orang yang paling beruntung adalah orang yang dapat bekerja sesuai dengan kemampuan, kapasitas, dan tentu saja “passion” yang mereka miliki. Namun, anak-anak muda hari ini, kadang-kadang dihadapkan pada kesulitan untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya passion yang mereka miliki. Mereka sering terombang-ambing oleh kenyataan yang mereka temukan di media sosial, di televisi, dan di media-media umum, ketika media-media tersebut memunculkan tokoh yang sebaya dengan mereka, tetapi sudah mencapai kesuksesan atau keberhasilan tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Program Sosial,...
Hadirkan Program Sosial, TBIG Raih Dua Penghargaan Bergengsi Tingkat Nasional
STIK-PTIK Punya Peran...
STIK-PTIK Punya Peran Penting Ciptakan SDM Polri Unggul
Rektor UICI: Pendidikan...
Rektor UICI: Pendidikan Digital Perkuat SDM Pekerja KSPSI
Indef: MBG Investasi...
Indef: MBG Investasi Strategis Pembangunan Sumber Daya Manusia
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Pariwisata Indonesia, IPTI di Jaktim Cetak SDM Berkualitas
Arief Hidayat: Manusia...
Arief Hidayat: Manusia Ada Batasnya, Termasuk Jabatan dan Karier
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
Pekerja Asing di Tangerang...
Pekerja Asing di Tangerang Meningkat, Wakil Wali Kota: Harus Bermanfaat bagi SDM Lokal
Tak Sekadar Hobi, Desain...
Tak Sekadar Hobi, Desain Kini Punya Prospek Karier yang Semakin Luas
Rekomendasi
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved