BNPB: 159 Meninggal Dunia, 57 Orang Hilang Akibat Bencana di NTT-NTB

loading...
BNPB: 159 Meninggal Dunia, 57 Orang Hilang Akibat Bencana di NTT-NTB
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menyebut data korban meninggal akibat bencana alam di NTT dan NTB menjadi 159 orang. Sedangkan korban hilang sebanyak 57 orang.
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menyebut data korban meninggal akibat bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dari semula 165 orang berubah menjadi 159 orang. Sedangkan korban hilang dari semula 45 menjadi 57 orang.

"Flores Timur belum ada perubahan dari data yang lalu korban meninggal 71 yang masih hilang 5 orang. Untuk Lembata 43 yang lalu, hari ini ditemukan 3 jenazah sehingga menjadi 46 orang. Kemudian yang masih hilang 22 orang," kata Doni dalam konfresi pers di akun YouTube BNPB, Jumat (9/4/2021). Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Pastikan Penanganan Bencana NTT Optimal

Doni menuturkan, saat ini tim gabungan sendiri sudah menetap selama dua hari di lokasi untuk proses evakuasi korban. "Kemudian yang berikutnya Alor menjadi 28 orang meninggal dan yang hilang 13 orang. Sementara Malaka tetap. Kabupaten Kupang 4 meninggal dunia. Sedangkan Kota Kupang 6 meninggal dunia," ujarnya. Baca juga: Singgah di Masjid Lembata, Presiden Jokowi Jadi Imam Salat Jamak Ashar

Untuk data korban di daerah lainya, sambung Doni, Ende ada 1 korban menjnggal dunia, Kabupaten Saburaijua 2 ada dua orang meninggal dunia dan 5 orang hilang. "Kupang ditemukan satu jenazah hari ini. Adapun Saburaijua semula dua orang ada tambahan korban hilang 5 orang. Kemudian Rote Ndou yang semula dilaporkan ada dua meninggal dunia ternyata hasil terkahir laporan dari Bupati yang meninggal nihil begitu juga kabupaten Ngada semula dilaporkan 2 meninggal ternyata yang dilaporkan tersebut masih hidup," tukasnya.

(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top