Kepala BNPB Doni Monardo Pastikan Penanganan Bencana NTT Optimal
Jum'at, 09 April 2021 - 11:35 WIB
loading...
Kepala BNPB Doni Monardo pastikan penanganan bencana NTT optimal. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo telah mengunjungi beberapa wilayah terdampak di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) sejak Senin (5/4/2021). Kehadiran Doni di lokasi bencana tak hanya melihat dampak hebat siklon tropis seroja, tetapi juga penanganan darurat, khususnya warga terdampak bencana.
Selama berada di NTT, Doni telah melihat secara langsung kondisi lokasi terdampak di Lembata, Alor, dan Adonara. Ia mengajak pemerintah daerah di kawasan terdampak dan semua pihak untuk melakukan penanganan darurat secara optimal. Doni yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menginstruksikan kepada kepala daerah setempat untuk melakukan penanganan prioritas terhadap kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan disabilitas.
"Dalam mengoptimalkan penanganan darurat pascabencana, BNPB mengerahkan sejumlah helikopter, SAR Dog, dan personel untuk membantu pemerintah daerah. Bantuan logistik pun terus dikirimkan BNPB melalui udara. Selain itu, dukungan penuh dari TNI, Polri dan kementerian serta lembaga sangat membantu dalam percepatan penanganan darurat," ungkap Doni dalam keterangannya, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: SAR Dog dan Anjing K9 Cari Korban Tertimbun di NTT
Pelayanan kebutuhan dasar diberikan oleh berbagai pihak, seperti pengoperasian dapur umum oleh Tagana, TNI dan BPBD, kemudian penyediaan tenda-tenda keluarga serta pelayanan medis kepada warga yang mengalami luka-luka.
Selama berada di NTT, Doni telah melihat secara langsung kondisi lokasi terdampak di Lembata, Alor, dan Adonara. Ia mengajak pemerintah daerah di kawasan terdampak dan semua pihak untuk melakukan penanganan darurat secara optimal. Doni yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menginstruksikan kepada kepala daerah setempat untuk melakukan penanganan prioritas terhadap kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan disabilitas.
"Dalam mengoptimalkan penanganan darurat pascabencana, BNPB mengerahkan sejumlah helikopter, SAR Dog, dan personel untuk membantu pemerintah daerah. Bantuan logistik pun terus dikirimkan BNPB melalui udara. Selain itu, dukungan penuh dari TNI, Polri dan kementerian serta lembaga sangat membantu dalam percepatan penanganan darurat," ungkap Doni dalam keterangannya, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: SAR Dog dan Anjing K9 Cari Korban Tertimbun di NTT
Pelayanan kebutuhan dasar diberikan oleh berbagai pihak, seperti pengoperasian dapur umum oleh Tagana, TNI dan BPBD, kemudian penyediaan tenda-tenda keluarga serta pelayanan medis kepada warga yang mengalami luka-luka.
Lihat Juga :