Indonesia Negara Rawan Bencana, Menko PMK Minta Masyarakat Miliki Kewaspadaan
Selasa, 24 September 2024 - 22:09 WIB
loading...
Menko PMK Muhadjir Effendy mengingatkan kesadaran dan kewaspadaan bencana harus dimiliki seluruh masyarakat Indonesia. Foto/SINDOnews/binti mufarida
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengingatkan kesadaran dan kewaspadaan bencana harus dimiliki seluruh masyarakat Indonesia. Mengingat, Indonesia ditakdirkan menjadi negara yang selalu diliputi bencana.
Apalagi, kondisi geografisnya yang berada di wilayah cincin api atau “ring of fire”. Muhadjir menyampaikan, Indonesia merupakan negara yang memiliki risiko bencana superkompleks. Risiko bencana geologi disebabkan karena Indonesia berada di Cincin Api Pasifik. Letak geologi ini menciptakan Megathrust dan 127 gunung api aktif yang bisa memicu gempa serta tsunami.
Menurut Muhadjir, keberadaan gunung api ini memiliki dampak langsung dan tidak langsung terhadap keberadaan bencana di Indonesia. Bencana langsung akibat cincin api seperti erupsi, lahar dingin, sementara yang tidak langsung kita berada di atas lempengan patahan bumi yang setiap saat bisa bergerak.
Baca juga: Waspada! 4 Gunung Api di Indonesia Ini Berstatus Siaga, Ini Daftarnya
“Kita ini sudah ditakdirkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa berada di atas bumi yang penuh bencana dengan segala konsekuensinya. Karena itu, tidak ada pilihan lain bagi bangsa Indonesia ini kecuali bagaimana bersikap positif, proaktif, antisipatif terhadap berbagai macam bencana yang ada di negara kita,” ujar Muhadjir, Selasa (24/9/2024).
Muhadjir menyampaikan, dengan kenyataan bencana akan selalu ada di Indonesia, maka langkah terpenting bagi BNPB selaku penanggung jawab kebencanaan, dan juga seluruh unsur masyarakat adalah membangun kesadaran dan kewaspadaan akan bencana yang pasti akan ada.
Baca juga: BNPB Perpanjang Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Ternate selama 3 Hari
Apalagi, kondisi geografisnya yang berada di wilayah cincin api atau “ring of fire”. Muhadjir menyampaikan, Indonesia merupakan negara yang memiliki risiko bencana superkompleks. Risiko bencana geologi disebabkan karena Indonesia berada di Cincin Api Pasifik. Letak geologi ini menciptakan Megathrust dan 127 gunung api aktif yang bisa memicu gempa serta tsunami.
Menurut Muhadjir, keberadaan gunung api ini memiliki dampak langsung dan tidak langsung terhadap keberadaan bencana di Indonesia. Bencana langsung akibat cincin api seperti erupsi, lahar dingin, sementara yang tidak langsung kita berada di atas lempengan patahan bumi yang setiap saat bisa bergerak.
Baca juga: Waspada! 4 Gunung Api di Indonesia Ini Berstatus Siaga, Ini Daftarnya
“Kita ini sudah ditakdirkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa berada di atas bumi yang penuh bencana dengan segala konsekuensinya. Karena itu, tidak ada pilihan lain bagi bangsa Indonesia ini kecuali bagaimana bersikap positif, proaktif, antisipatif terhadap berbagai macam bencana yang ada di negara kita,” ujar Muhadjir, Selasa (24/9/2024).
Muhadjir menyampaikan, dengan kenyataan bencana akan selalu ada di Indonesia, maka langkah terpenting bagi BNPB selaku penanggung jawab kebencanaan, dan juga seluruh unsur masyarakat adalah membangun kesadaran dan kewaspadaan akan bencana yang pasti akan ada.
Baca juga: BNPB Perpanjang Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Ternate selama 3 Hari
Lihat Juga :