Jenderal TNI Ini Pertaruhkan Nyawa Demi Lindungi Musuh yang Sudah Tak Berdaya

Minggu, 04 April 2021 - 05:27 WIB
loading...
Jenderal TNI Ini Pertaruhkan...
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Bagi prajurit TNI, mendapat penugasan ke daerah operasi merupakan sebuah kehormatan yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya meski nyawa sebagai taruhannya.

Hal itu pernah dialami Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto yang saat itu berpangkat Lettu Infanteri saat bertugas di daerah konflik Timor-Timur (Timtim). Ya, mantan orang nomor satu di TNI ini nyaris kehilangan nyawanya saat melindungi musuhnya yang sudah tidak berdaya akibat luka tembak saat akan dihabisi oleh anak buahnya sendiri.

Dikutip dari buku “Endriartono Sutarto, Prajurit Profesional yang Humanis”, Purnawirawan Jenderal TNI yang pernah menduduki jabatan sebagai Panglima TNI ini mengawali tugasnya di Liquisa Sektor Barat daerah operasi Timtim, daerah yang perlawanan musuh masih sangat keras.

Setelah menerima perintah dari Komandan Kompi, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini bersama pasukannya kemudian bergerak menuju posisi yang ditetapkan di titik luar kota untuk mengamankan Liquisa, menggantikan satuan yang akan segera kembali ke home base. Saat itu, Endriartono bersama peletonnya mendapat tugas menempati sebuah bukti (KT744) di daerah Pisocret Bazartete.

Setelah menduduki posisi yang ditentukan dan serah terima telah dilaksanakan dengan satuan yang digantikan Endriartono lalu mempelajari medan sekitarnya dengan ikut berpatroli secara rutin setiap harinya. Terkadang patroli dilakukan lebih dari satu kali dengan jam dan rute yang berbeda. Hal ini agar agar kebiasaan patrol pasukannya tidak mudah dipelajari musuh dan seluruh prajurit dengan cepat dapat mengenali betul medan dan situasi musuh di daerah tanggung jawab peleton.

Baru empat hari setelah pergantian, patrol berhasil memergoki empat penyusup yang mendekati pos peleton. Mereka rupanya tengah mencari informasi tentang peleton Endriartono yang baru menduduki pos tersebut. Kontak tembak terjadi, dua orang musuh berhasil di lumpuhkan. Sebanyak dua pucuk senjata mauser berhasil dirampas, sementara dua orang lainnya melarikan diri dan menghilang di semak belukar yang cukup lebat, meninggalkan ceceran darah.

Pengejaran dilakukan namun musuh tidak berhasil ditemukan. Endriartono menyadari bahwa para prajuritnya belum mengenali betul daerah sekitar mereka. Endriartono kemudian memerintahkan agar pengejaran tidak dilanjutkan karena cukup berisiko.

Jenderal TNI Ini Pertaruhkan Nyawa Demi Lindungi Musuh yang Sudah Tak Berdaya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
1 Prajurit Tewas dan...
1 Prajurit Tewas dan 6 Orang Terluka Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Rekomendasi
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved