Webinar MWA UI: Sinergi Triple Helix untuk Penanganan Pandemi Covid-19
Jum'at, 26 Maret 2021 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk inovasi terapi, terdapat Convalescent Plasma dan Mesenchymal stem cells, yakni inovasi dari UI yang dapat memperbaiki jaringan paru-paru dan bisa meningkatkan kesembuhan 2,5 kali lipat khusus pasien Covid-19 dengan kategori berat. Inovasi ini diharap dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia selama masa pandemi dan untuk kebutuhan jangka panjang,” ujar Prof. Bambang.
Presiden Direktur PT Dexa Medica, Ferry A Soetikno memaparkan kontribusi Dexa Group yang ikut membangun industri bahan baku obat di Indonesia.
Menurut dia, pasar farmasi Indonesia memiliki growth potential yang menjanjikan. Dalam kaitan dengan sumber bahan baku obat, ini merupakan peluang untuk bisa menyuplai pasar dengan bahan baku yang lebih kompetitif dengan mempertahankan mutu dan lain sebagainya.
“Kesadaran hidup sehat juga meningkat, sehingga kebutuhan konsumen terhadap suplemen preventif memiliki peluang yang besar. Urgensi untuk membangun kemandirian industri bahan baku obat tidak bisa ditawar lagi. Saya berterima kasih kepada Bapak Menristek yang telah mengayomi kita membentuk platform/atmosfer yang melibatkan banyak stakeholder,” tuturnya.
Dexa mengembangkan bahan baku obat herbal dari biodiversitas Indonesia yang bersumber dari kekayaan sumber daya alam hayati dengan berbasis riset dan didukung oleh medical evidence-based. Ferry menjelaskan bahwa Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) adalah obat yang akan dipakai untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pasar yang lain.
OMAI terbuat dari bahan alam berupa ekstrak/fraksi tanaman asli dan tumbuh di Indonesia. Saat ini OMAI telah memperoleh status sebagai Fitofarmaka atau Obat Herbal Terstandar.Baca juga: Buka Munas Apkasi, Jokowi Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir
Presiden Direktur PT Dexa Medica, Ferry A Soetikno memaparkan kontribusi Dexa Group yang ikut membangun industri bahan baku obat di Indonesia.
Menurut dia, pasar farmasi Indonesia memiliki growth potential yang menjanjikan. Dalam kaitan dengan sumber bahan baku obat, ini merupakan peluang untuk bisa menyuplai pasar dengan bahan baku yang lebih kompetitif dengan mempertahankan mutu dan lain sebagainya.
“Kesadaran hidup sehat juga meningkat, sehingga kebutuhan konsumen terhadap suplemen preventif memiliki peluang yang besar. Urgensi untuk membangun kemandirian industri bahan baku obat tidak bisa ditawar lagi. Saya berterima kasih kepada Bapak Menristek yang telah mengayomi kita membentuk platform/atmosfer yang melibatkan banyak stakeholder,” tuturnya.
Dexa mengembangkan bahan baku obat herbal dari biodiversitas Indonesia yang bersumber dari kekayaan sumber daya alam hayati dengan berbasis riset dan didukung oleh medical evidence-based. Ferry menjelaskan bahwa Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) adalah obat yang akan dipakai untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pasar yang lain.
OMAI terbuat dari bahan alam berupa ekstrak/fraksi tanaman asli dan tumbuh di Indonesia. Saat ini OMAI telah memperoleh status sebagai Fitofarmaka atau Obat Herbal Terstandar.Baca juga: Buka Munas Apkasi, Jokowi Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir
Lihat Juga :