Legislator PDIP: PPKM Mikro Efektif Turunkan Kasus Covid-19
Senin, 22 Maret 2021 - 10:10 WIB
loading...
Legislator Fraksi PDIP Muchamad Nabil Haroen menilai penerapan PPKM Mikro berpengaruh pada penurunan kasus Covid-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Legislator dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Muchamad Nabil Haroen menilai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Skala Mikro (PPKM Mikro) berpengaruh pada penurunan kasus Covid-19. Diketahui, pemerintah memutuskan melakukan perpanjangan penerapan PPKM Mikro selama dua minggu, mulai 23 Maret hingga 5 April 2021 nanti.
"Jelas sekali PPKM mikro berpengaruh pada penurunan Covid-19. Tapi, jangan lupa juga ada faktor-faktor lain, misal semakin banyaknya warga yang sadar kesehatan, pakai masker, menaati protokol kesehatan, dan hal-hal lain yang membantu penanganan pandemi," ujar Nabil Haroen, Senin (22/3/2021). Baca juga: DPR Dukung Perpanjangan PPKM Skala Mikro
Anggota Komisi IX DPR RI ini menilai selama ini pemerintah terus mengevaluasi program penanganan pandemi, sekaligus memastikan tereksekusinya program-program yang tepat. "Pemerintah menjalankan PPKM mikro dengan pelibatan pendekatan sosial. Artinya, ada kebijakan dari pemerintah, ada juga pemanfaatan atau memaksimalkan inovasi dari warga," tutur pria yang akrab disapa Gus Nabil ini. Baca juga: Berhasil Tekan Covid-19, Legislator Golkar Dukung Perpanjangan PPKM Mikro
Dalam konteks pendekatan sosial, kata dia, misalnya dengan menggandeng Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, hingga pesantren serta ormas sosial yang punya komitmen kuat untuk keindonesiaan. "Dalam hal vaksinasi misalnya, pemerintah serius menggandeng Ormas-ormas untuk memperlancar proses," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini.
Menurut dia, semua pihak harus terus bekerjasama, saling menguatkan. Dia mengatakan, pemerintah menyiapkan program-program strategis, terkait dengan infrastruktur kesehatan dan hal lain. "Pengusaha juga perlu membangun strategi khusus agar bertahan, kita harus berdamai dengan situasi ini, sekaligus berusaha bangkit. Kita tidak bisa menyenangkan semua pihak, semua harus bekerja keras," imbuhnya.
"Jelas sekali PPKM mikro berpengaruh pada penurunan Covid-19. Tapi, jangan lupa juga ada faktor-faktor lain, misal semakin banyaknya warga yang sadar kesehatan, pakai masker, menaati protokol kesehatan, dan hal-hal lain yang membantu penanganan pandemi," ujar Nabil Haroen, Senin (22/3/2021). Baca juga: DPR Dukung Perpanjangan PPKM Skala Mikro
Anggota Komisi IX DPR RI ini menilai selama ini pemerintah terus mengevaluasi program penanganan pandemi, sekaligus memastikan tereksekusinya program-program yang tepat. "Pemerintah menjalankan PPKM mikro dengan pelibatan pendekatan sosial. Artinya, ada kebijakan dari pemerintah, ada juga pemanfaatan atau memaksimalkan inovasi dari warga," tutur pria yang akrab disapa Gus Nabil ini. Baca juga: Berhasil Tekan Covid-19, Legislator Golkar Dukung Perpanjangan PPKM Mikro
Dalam konteks pendekatan sosial, kata dia, misalnya dengan menggandeng Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, hingga pesantren serta ormas sosial yang punya komitmen kuat untuk keindonesiaan. "Dalam hal vaksinasi misalnya, pemerintah serius menggandeng Ormas-ormas untuk memperlancar proses," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini.
Menurut dia, semua pihak harus terus bekerjasama, saling menguatkan. Dia mengatakan, pemerintah menyiapkan program-program strategis, terkait dengan infrastruktur kesehatan dan hal lain. "Pengusaha juga perlu membangun strategi khusus agar bertahan, kita harus berdamai dengan situasi ini, sekaligus berusaha bangkit. Kita tidak bisa menyenangkan semua pihak, semua harus bekerja keras," imbuhnya.
Lihat Juga :