P2G: Program Merdeka Belajar Tidak Menyentuh Persoalan Fundamental SMK
Kamis, 18 Maret 2021 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, SMK kekurangan bengkel dan ruang praktik. Pembelajaran sering dilakukan secara naratif. Satriwan mengatakan itu yang sering disebut anekdot SMK sastra atau bahasa. “Mestinya ruang praktik dan bengkel dicukupi, dilengkapi, dan dimodernisasi. Sehingga betul-betul mampu memfasilitasi siswa-guru dalam meningkatkan keterampilan siswa (terampil) agar nantinya bisa diterima dunia kerja,” paparnya.
Keempat, pemerintah harus melakukan pemetaan ulang tentang penyebaran SMK negeri dan swasta di Indonesia. Beberapa indikator yang bisa digunakan, antara lain, potensi lokal (ketersediaan lapangan kerja) dan komposisi SMK di urban dan rural area. "Sebab, kami melihat ada semacam over supply lulusan SMK jurusan tertentu: Teknologi Informasi, Komputer, Akuntansi, dan Administrasi Perkantoran," ucap Satriwan.
Dia mengungkapkan jumlah SMK swasta lebih banyak ketimbang SMK negeri juga menjadi faktor tidak terserapnya lulusan SMK oleh dunia industri. Pengetatan perizinan pendirian SMK swasta perlu dipertahankan seperti yang sudah dilakukan selama ini. “SMK didominasi swasta sebesar 74,56% dari total 14.064 sekolah SMK. Artinya keberadaan SMK swasta hampir 11.000 sekolah berdasarkan data BPS, 2019,” pungkasnya.
Keempat, pemerintah harus melakukan pemetaan ulang tentang penyebaran SMK negeri dan swasta di Indonesia. Beberapa indikator yang bisa digunakan, antara lain, potensi lokal (ketersediaan lapangan kerja) dan komposisi SMK di urban dan rural area. "Sebab, kami melihat ada semacam over supply lulusan SMK jurusan tertentu: Teknologi Informasi, Komputer, Akuntansi, dan Administrasi Perkantoran," ucap Satriwan.
Dia mengungkapkan jumlah SMK swasta lebih banyak ketimbang SMK negeri juga menjadi faktor tidak terserapnya lulusan SMK oleh dunia industri. Pengetatan perizinan pendirian SMK swasta perlu dipertahankan seperti yang sudah dilakukan selama ini. “SMK didominasi swasta sebesar 74,56% dari total 14.064 sekolah SMK. Artinya keberadaan SMK swasta hampir 11.000 sekolah berdasarkan data BPS, 2019,” pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :