Menghidupkan Nyawa Pendidikan Indonesia

Rabu, 17 Maret 2021 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Potret inilah yang sekarang menghiasi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Tanpa hendak mengecilkan kebaikan yang sudah ada, namun masih sering kita temukan bagaimana pendidikan kita pada akhirnya hanya melahirkan “robot-robot” yang kuat secara kognitif, tapi lemah secara etika dan moral.

Inilah tantangan besar yang harus ditaklukkan. Tentunya, keberhasilan untuk mengembalikan nyawa pendidikan negeri ini tidak bisa melalui lembaga pendidikan formal saja. Tapi, keteladanan dari para pemimpin dan orang tua menjadi hal mutlak yang harus diejawantahkan dalam praktik keseharian. Singkatnya, perlu adanya implementasi tone at the top, yakni keteladanan dari pucuk pimpinan.

Ketika kita mampu berefleksi dan terus berusaha menghidupkan nyawa pendidikan, maka jargon-jargon populis untuk membenci produk asing bukan lagi hal yang harus digemakan secara lantang. Mengapa? Karena ketika pendidikan berkualitas yang mengedepankan moral dan etika itu telah terinternalisasi dalam praktik belajar mengajar di institusi pendidikan formal maupun di rumah maka dari sanalah akan lahir dengan sendirinya karya-karya inovasi anak bangsa yang berkualitas dan berdaya saing.

Jadi, sekarang ini yang dibutuhkan hanya tinggal kemauan atau political will yang kuat saja dari semua pihak yang terlibat di dalam dunia pendidikan Indonesia. Siapkah kita menjadikan pendidikan itu sebagai senjata untuk menciptakan perubahan di negeri ini, sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Nelson Mandela? Sekali lagi, semua itu harus kita mulai sejak sekarang dan untuk memulainya bisa diawali dari rumah kita masing-masing.



(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
Pulang Indonesia 2026...
Pulang Indonesia 2026 Sukses Digelar, Bosshire Perluas Jangkauan ke Berbagai Negara
Politisi PDIP: RUU KKS...
Politisi PDIP: RUU KKS untuk Lindungi Hak Sipil dan Demokrasi
Pendidikan di Antara...
Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan
Menag: Hardiknas Momentum...
Menag: Hardiknas Momentum Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkarakter
Tata Kelola Digital...
Tata Kelola Digital dan Investasi Demokrasi
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rekomendasi
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Berita Terkini
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved