Tingkatkan Produktivitas, Kementan Tambah Alokasi Pupuk Bersubsidi di Sampang

Senin, 15 Maret 2021 - 16:55 WIB
loading...
Tingkatkan Produktivitas,...
Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan program pupuk bersubsidi sebagai upaya pemerintah mendukung peningkatan produktivitas pertanian demi kesejahteraan
A A A
SAMPANG - Alokasi pupuk bersubsidi 2021 untuk Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengalami kenaikan. Sampang mendapat penambahan antara 80 persen sampai 300 persen dibandingkan 2020. Kementerian Pertanian berharap penambahan ini diikuti dengan peningkatan produktivitas.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peningkatan produktivitas sangat penting. "Melalui program pupuk bersubsidi, pemerintah mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Peningkatan produktivitas ini juga menjadi indikasi pupuk bersubsidi tepat sasaran," katanya, Senin (15/3/2021).

Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengatakan, distribusi pupuk bersubsidi mengacu pada eRDKK. "eRDKK berisi data petani penerima pupuk bersubsidi dan jumlah pupuk yang telah disesuaikan. Dengan eRDKK, penyelewengan bisa diminimalisir," tuturnya.

Oleh sebab itu, kata Sarwo Edhy, salah satu kriteria petani penerima pupuk bersubsidi adalah telah mengisi eRDKK. "Kriteria ini sudah tertuang dalam Permentan Nomor 49/2020. Yaitu petani memiliki KTP, memiliki lahan maksimal 2 hektare, tergabung dalam kelompok tani dan telah menyusun eRDKK," katanya.

Di Sampang, lima jenis pupuk bersubsidi itu mendapat penambahan antara 80 persen sampai 300 persen dibandingkan 2020. Kelima jenis pupuk tersebut adalah Urea, SP-36, ZA, NPK, dan organik. Kenaikan pupuk tersebut terjadi cukup merata mulai jenis pupuk berbahan dasar limbah ternak sampai pupuk kimia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diskriminasi Menahun:...
Diskriminasi Menahun: Daging Sapi Vs Daging Kerbau
Kementan Bentuk 33 Balai...
Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian di 33 Provinsi
Raih Penghargaan, Pusat...
Raih Penghargaan, Pusat PVTPP Kementan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
Wamentan Sudaryono Anak...
Wamentan Sudaryono Anak Petani Desa Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo
Peredaran Beras Oplosan...
Peredaran Beras Oplosan Marak, Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Segera Tindak Tegas
Membangun Ketahanan...
Membangun Ketahanan Pangan melalui Regulasi yang Kuat
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Kawal Musim Tanam, Petrokimia...
Kawal Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 219.000 Ton Pupuk Subsidi
Prabowo Turunkan Harga...
Prabowo Turunkan Harga Pupuk Subsidi 20% untuk Petani
Rekomendasi
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Berita Terkini
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved