Lada, Mutiara Terpendam Indonesia

Rabu, 20 November 2024 - 05:56 WIB
loading...
Lada, Mutiara Terpendam...
Kuntoro Boga Andri. Foto/Istimewa
A A A
Kuntoro Boga Andri
Kepala Pusat Standar Instrumen Perkebunan Kementan

LADA (Piper nigrum) adalah mutiara terpendam komoditas perkebunan yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan strategi yang tepat, lada dapat menjadi titik balik kejayaan rempah-rempah Indonesia.

Komoditas lada, baik lada hitam maupun lada putih, atau biasa disebut sebagai Mutiara hitam dan Mutiara putih, tetap memiliki nilai strategis di pasar global.Indonesia merupakan salah satu dari lima negara penghasil lada terbesar di dunia, bersama dengan Vietnam, Brasil, India, dan Sri Lanka. Produksi lada Indonesia yang berkisar antara 60.000 ton hingga 80.000 ton per tahun. Beberapa sentra produksi lada utama di Indonesia seperti Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Tenggara terbukti memberikan kesejahteraan petaninya. Lampung dikenal sebagai salah satu produsen lada hitam terbesar di Indonesia, sementara Bangka Belitung unggul dalam produksi lada putih. Setiap daerah ini memiliki karakteristik unik yang memengaruhi kualitas lada yang dihasilkan, menjadikannya memiliki ciri khas tersendiri di pasar global.

Berdasarkan data 5 tahun terakhir, total nilai ekspor lada Indonesia diperkirakan mencapai USD200 juta hingga USD300 juta per tahun, atau setara dengan sekitar Rp3 triliun hingga Rp5 triliun. Angka ini menunjukkan besarnya kontribusi lada terhadap devisa negara dan perannya sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia. Lada hitam menjadi penyumbang terbesar dalam ekspor dengan harga rata-rata di pasar internasional sekitar USD3.000 hingga USD3.500 per ton, nilai ekspor lada hitam diperkirakan mencapai USD120 juta hingga USD200 juta (Rp1,8 triliun hingga Rp3 triliun) per tahun.

Di sisi lain, lada putih, yang memiliki proses produksi lebih kompleks dan nilai jual lebih tinggi, dihargai sekitar USD4.000 hingga USD5.000 per ton. Nilai ekspor lada putih diperkirakan mencapai USD80 juta hingga USD100 juta, atau setara dengan sekitar Rp1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun per tahun. Meskipun volumenya lebih kecil dibanding lada hitam, lada putih tetap memberikan kontribusi signifikan, terutama di pasar premium yang menghargai kualitas tinggi.

Strategi Meningkatkan Ekspor Lada Indonesia


Lada Indonesia menghadapi persaingan ketat dari negara-negara seperti Vietnam, yang merupakan produsen lada terbesar di dunia, serta Brasil, India, dan Sri Lanka. Meskipun demikian, lada Indonesia tetap memiliki daya tarik tersendiri. Kualitas tinggi yang dihasilkan dari proses budidaya dan pascapanen yang baik, menjadi faktor pembeda. Dengan fokus pada penguatan branding, diversifikasi produk, serta peningkatan infrastruktur dan kemitraan internasional, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan posisinya sebagai salah satu produsen lada terkemuka dunia dan terus berkontribusi pada perdagangan rempah global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Indonesia-Korea Bersinergi...
Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Rekomendasi
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved