Pemerintah Berencana Sediakan Alat Pendeteksi Covid-19 GeNose di Bioksop
Rabu, 10 Maret 2021 - 15:06 WIB
loading...
Menko PMK Muhadjir Effendy, mengatakan, pemerintah berencana mengaplikasikan alat deteksi Covid-19 yakni GeNose di bioskop Tanah Air. Hal ini dilakukan demi menghidupkan industri perfilman nasional. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan, pemerintah berencana mengaplikasikan alat deteksi Covid-19 yakni GeNose di bioskop Tanah Air. Hal ini dilakukan demi menghidupkan industri perfilman nasional.
Hal tersebut dikatakannya saat meninjau vaksinasi bagi lansia di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta (BBPK), Kampus Hang Jebat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 9 Maret 2021. Dalam kunjungannya tersebut, Menko Muhadjir didampingi Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono. Di sana dia juga berinteraksi dengan aktor dan aktris kawakan yang tengah mengikuti vaksinasi untuk lansia. Mereka di antaranya Anwar Fuady, Meriam Bellina, Christine Hakim, dan produser film Raam Punjabi. Baca juga: GeNose C-19 Bakal Ada di Bandara per 1 April, Ini Respon AP I
"Jadi saya sudah ada pembicaraan dengan Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno), untuk pengamanan bioskop nanti akan dipasang GeNose untuk gedung-gedung bioskop. Soal teknisnya nanti masih akan dibicarakan dengan pak Menparekraf," kata Muhadjir dikutip dari siaran persnya, Rabu (10/3/2021).
Baca juga: Bakal Dipakai di Mal, Produksi GeNose C-19 Dikebut Hingga 10 Ribu Unit per Minggu
Menurut Muhadjir, penyediaan GeNose di bioskop untuk menjamin keamanan penikmat film agar tidak ragu untuk datang menikmayi karya sineas Tanah Air. "Maksud kita agar masyarakat bisa segera percaya diri, aman untuk ke gedung bioskop. Sehingga industri perfilman juga para artis, para awak perfilman juga bisa bekerja lebih aman, lebih nyaman, sehingga produksi kita bisa lebih lancar seperti sedia kala," tuturnya.
Di samping itu, Muhadjir menjelaskan, vaksinasi untuk aktor dan aktris kawakan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk untuk kembali menghidupkan industri perfilman nasional yang terhenti di masa pandemi Covid-19. Tidak hanya untuk aktor dan aktris lansia, Muhadjir mengatakan, setelah ini pemerintah akan mengupayakan seluruh insan perfilman untuk mendapatkan prioritas vaksin.
Hal tersebut dikatakannya saat meninjau vaksinasi bagi lansia di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta (BBPK), Kampus Hang Jebat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 9 Maret 2021. Dalam kunjungannya tersebut, Menko Muhadjir didampingi Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono. Di sana dia juga berinteraksi dengan aktor dan aktris kawakan yang tengah mengikuti vaksinasi untuk lansia. Mereka di antaranya Anwar Fuady, Meriam Bellina, Christine Hakim, dan produser film Raam Punjabi. Baca juga: GeNose C-19 Bakal Ada di Bandara per 1 April, Ini Respon AP I
"Jadi saya sudah ada pembicaraan dengan Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno), untuk pengamanan bioskop nanti akan dipasang GeNose untuk gedung-gedung bioskop. Soal teknisnya nanti masih akan dibicarakan dengan pak Menparekraf," kata Muhadjir dikutip dari siaran persnya, Rabu (10/3/2021).
Baca juga: Bakal Dipakai di Mal, Produksi GeNose C-19 Dikebut Hingga 10 Ribu Unit per Minggu
Menurut Muhadjir, penyediaan GeNose di bioskop untuk menjamin keamanan penikmat film agar tidak ragu untuk datang menikmayi karya sineas Tanah Air. "Maksud kita agar masyarakat bisa segera percaya diri, aman untuk ke gedung bioskop. Sehingga industri perfilman juga para artis, para awak perfilman juga bisa bekerja lebih aman, lebih nyaman, sehingga produksi kita bisa lebih lancar seperti sedia kala," tuturnya.
Di samping itu, Muhadjir menjelaskan, vaksinasi untuk aktor dan aktris kawakan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk untuk kembali menghidupkan industri perfilman nasional yang terhenti di masa pandemi Covid-19. Tidak hanya untuk aktor dan aktris lansia, Muhadjir mengatakan, setelah ini pemerintah akan mengupayakan seluruh insan perfilman untuk mendapatkan prioritas vaksin.
Lihat Juga :