Pelonggaran PSBB di Daerah Akan Diputuskan Melalui Sistem Skor

Senin, 18 Mei 2020 - 16:23 WIB
loading...
Pelonggaran PSBB di...
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartato mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan skenario pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pemerintah tengah mempersiapkan skenario pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Salah satu skenarionya adalah pemerintah akan menggunakan sistem skor untuk menentukan suatu daerah bisa dilakukan pelonggaran atau tidak.

“Sesuai arahan presiden akan kembangkan sistem skoring atau penilaian dari segi epidemiologi maupun dari segi kesiapan. Baik itu kesiapan daerah atau kesiapan kelembagaan,” ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartato seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (18/5/2020). (Baca juga: Ketua MPR Minta Pemerintah Waspadai Potensi Masalah Sosial Akibat PSBB)

Dia mengatakan untuk penilaian dari sisi epidemiologi akan menggunakan skala R0. Dimana akan dihitung transmisi infeksi berdasarkan waktu.

“Itu beberapa daerah termasuk DKI Jakarta sudah memonitor dan menggunakan formulasi ini. Dan formulasi ini akan disiapkan Bappenas di mana apabila R0 lebih besar dari 1 maka infection rate-nya masih tinggi dan apabila R0 kurang dari 1 maka itu sudah bisa dibuka untuk normal baru,” jelasnya.

Selain itu akan dilihat kesiapan daerah lainnya. Misalnya saja terkait dengan perkembangan penyakit, pengawasan virus, kapasitas kesehatan dan kesiapan sektor publik masing-masing kementerian/lembaga. Termasuk tingkat kedisiplinan masyarakat atau respons publik terhadap bagaimana cara bekerja maupun bersosial di normal baru.

“Nah oleh karena itu beberapa hal yang juga akan disiapkan dimana daerah-daerah bisa menyiapkan levelnya. Seperti jawa Barat dan beberapa wilayah di Jawa itu membuat lima level. Pertama dalah level krisis, belum siap. Kedua level parah, belum siap tapi di Jawa Barat rata-rata tidak ada yang di level paling parah. Yang berikut adalah level subtansial, moderat dan rendah. Yang moderat adalah level di mana daerah bersiap untuk standar normal baru,” terangnya.

Airlangga menambahkan bahwa beberapa sektor sedang menuiapkan standar operasional prosedur (SOP). Dimana SOP ini akan dikoordinasikan dengan Satgas COVID-19 terkait dengan normal baru atau standar baru untuk berkegiatan.

“Seperti contoh untuk di kawasan industri sudah ada surat edaran yang sesuai dengan apa arahan Satgas COVID-19. Kemudian di sektor lain, apakah pendidikan, restoran, akomodiasi, kegiatan peribadatan, dan sektor transportasi,” katanya.

Ketua Umum Partai Golkar ini memastikan bahwa hal ini akan dibahas secara lebih detai. Dimana hal ini akan diputuskan langsung oleh presiden. (Baca juga: Sekjen MUI: Berkumpul di Masjid Dilarang, Tapi di Mal dan Bandara Tidak)

“Kami diminta mengkaji secara teknis dan secara lengkap. Nanti sesudah teknis, baik dari daerah, dari segi kesehatan, kesiapan K/L. Baru nanti kami akan menyampaikan mengenai tahapan-tahapan terkait dengan waktu yang tepat dan ini tentu sesuai dengan protokol COVID-19 yang tentu ditegaskan dan memerlukan kedisiplinan masyarakat,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Ahli Epidemiologi Lihat...
Ahli Epidemiologi Lihat Indonesia Sudah Siap Akhiri Darurat Covid-19
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
Rekomendasi
10 Orang Terkaya China...
10 Orang Terkaya China 2025, Founder TikTok Jadi Nomor 1
Kisah Malaikat yang...
Kisah Malaikat yang Dipatahkan Sayapnya karena Enggan Berselawat Nabi
Ray Sahetapy Dimakamkan...
Ray Sahetapy Dimakamkan di TPU Tanah Kusir 4 April, Tunggu Kepulangan Anak dari Amerika
Berita Terkini
Lembaga Riset Bereaksi...
Lembaga Riset Bereaksi Atas Pernyataan Luhut Soal Kritikan Pengamat Tanpa Data Akurat
2 jam yang lalu
17 Mayjen TNI Digeser...
17 Mayjen TNI Digeser Jenderal Agus Subiyanto pada Mutasi TNI Maret 2025, Ini Nama-namanya
2 jam yang lalu
Hadapi Arus Balik, Jasa...
Hadapi Arus Balik, Jasa Marga Siapkan Pengalihan Lalin dari Transjawa ke Jakarta
13 jam yang lalu
Lebaran: Diplomasi,...
Lebaran: Diplomasi, Solidaritas, dan Harapan bagi Peradaban Global
13 jam yang lalu
Budi Arie Sowan ke Jokowi,...
Budi Arie Sowan ke Jokowi, Dapat Pesan soal Koperasi Desa Merah Putih
15 jam yang lalu
2 Makna Silaturahmi...
2 Makna Silaturahmi Didit Prabowo ke Mega, SBY, dan Jokowi
15 jam yang lalu
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved