PPKM Mikro Sasar Wilayah RT, Kemendagri Beberkan Alasannya

Senin, 08 Februari 2021 - 20:33 WIB
loading...
PPKM Mikro Sasar Wilayah...
Warga beraktivitas di tengah pemberlakuan PSBB atau PPKM di Jakarta. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal mengatakan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap I dan II dengan PPKM Mikro .

Dia mengatakan bahwa PPKM tahap I dan II lebih menyasar aktivitas di tempat-tempat publik, mulai dari perkantoran, mal, terminal, bandara dan tempat-tempat kegiatan umum lainnya. "Padahal, evaluasi yang kita lakukan beberapa tempat yang kita sebutkan tadi menunjukkan bahwa angka kepatuhan terhadap protokol kesehatan (prokes) tinggi," katanya dalam acara Evaluasi Pelaksanaan PPKM Tahap II di Provinsi Jawa–Bali, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Asyik! Swab Test Antigen Gratis Mulai Besok Saat PPKM Mikro Berlaku

Menurutnya, pada PPKM I dan II belum menyentuh level komunitas. Padahal, penyebaran Covid-19 sudah sampai pada tingkatan komunitas. "Kita membatasi itu, sementara penyebaran penyakitnya sudah ada di level komunitas. Oleh karenanya kita akan lakukan bersama-sama baik pembatasan di kegiatan publik umum maupun di pasar-pasar modern tapi juga di komunitas," ungkapnya.

Syafrizal menjelaskan bahwa pada tingkatan komunitas yakni wilayah RT akan dipetakan zonasi Covid-19 . Ada zona merah, oranye, kuning, dan hijau dengan indikator yang lebih sederhana dibandingkan dengan level yang lebih tinggi.

Baca juga: Besok PPKM Mikro Dimulai, Pemkab Blitar Masih Tunggu Putusan Gubernur Khofifah


"Sehingga kita bisa mengisolasi atau mendekati atau melakukan 3T dengan lebih rinci. Sehingga evaluasi dengan lebih rinci ini bisa kita tangani persoalan dengan menggeneralisir level provinsi atau nasional saja tapi sampai dengan wilayah komunitas kecil atau mikro," tuturnya.

Dia berharap PPKM Mikro ini dapat lebih mengerem lagi kurva penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia. Termasuk dapat mencegah adanya klaster desa/kelurahan hingga keluarga.

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Wajib Pertahankan...
Masyarakat Wajib Pertahankan Sanitasi Meski PPKM Berakhir
Wapres Tegaskan Vaksinasi...
Wapres Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Jalan Terus Meski PPKM Dicabut
Wapres Tegaskan PeduliLindungi...
Wapres Tegaskan PeduliLindungi Tetap Berlaku meski PPKM Dicabut
Anggota DPR Ungkap Sisi...
Anggota DPR Ungkap Sisi Positif Pencabutan PPKM
PPKM Dicabut, Menag:...
PPKM Dicabut, Menag: Kapasitas Tempat Ibadah Sudah Diperbolehkan 100%
Begini Cara Pemakaian...
Begini Cara Pemakaian Masker Setelah PPKM Dicabut
Kepsek Angkat Bicara...
Kepsek Angkat Bicara Usai Heboh SMKN 3 Wonosari Diduga Tahan Ijazah Siswanya
Konsisten Dukung Program...
Konsisten Dukung Program Pemerintah, SiCepat Raih Penghargaan BAZNAS dan PPKM Award
Ganjar Pranowo Bersyukur...
Ganjar Pranowo Bersyukur Ramadan Tahun Ini Tanpa PPKM
Rekomendasi
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved