Tolak Isu SARA, Tokoh Banten Minta KNPI Terus Jaga Kebinekaan
Senin, 08 Februari 2021 - 18:20 WIB
loading...
Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama berbincang dengan tokoh masyarakat Banten, Embay Mulya Syarief, Foto/Istimemewa
A
A
A
JAKARTA - Tokoh masyarakat Banten, Embay Mulya Syarief mendukung langkah Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) yang melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
“Mendukung KNPI pusat dalam rangka penegakan hukum, kepada siapa pun yang melanggar hukum agar ditegakan hukum seadil-adilnya,” ujar Embay seperti dalam keterangan KNPI, Senin (8/2/2021).Baca juga: Hampir 29 Juta Orang Terkena Sanksi Pelanggaran di PPKM I dan II
Menurut Embay, DPP KNPI yang dipimpin Haris Pertama telah memberikan kontribusi positif untuk terus menyatukan umat dari berbagai agama, ras, suku dan budaya.
Oleh karena itu, dia minta agar KNPI terus menjaga kebinekaan di Indonesia dan juga membantu serta mendukung TNI-Polri menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia
“Kita bangsa Indonesia ditakdirkan oleh Allah sebagai bangsa yang bineka dan bangsa yang majemuk. Mari kita terus jaga kebersamaan itu,” tandasnya.Baca juga: Kwik Kian Gie Ngaku Takut Kemukakan Pendapat, PDIP: Zaman Sudah Berubah
“Mendukung KNPI pusat dalam rangka penegakan hukum, kepada siapa pun yang melanggar hukum agar ditegakan hukum seadil-adilnya,” ujar Embay seperti dalam keterangan KNPI, Senin (8/2/2021).Baca juga: Hampir 29 Juta Orang Terkena Sanksi Pelanggaran di PPKM I dan II
Menurut Embay, DPP KNPI yang dipimpin Haris Pertama telah memberikan kontribusi positif untuk terus menyatukan umat dari berbagai agama, ras, suku dan budaya.
Oleh karena itu, dia minta agar KNPI terus menjaga kebinekaan di Indonesia dan juga membantu serta mendukung TNI-Polri menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia
“Kita bangsa Indonesia ditakdirkan oleh Allah sebagai bangsa yang bineka dan bangsa yang majemuk. Mari kita terus jaga kebersamaan itu,” tandasnya.Baca juga: Kwik Kian Gie Ngaku Takut Kemukakan Pendapat, PDIP: Zaman Sudah Berubah
Lihat Juga :